Lagi, Kekerasan KKSB Papua Renggut Nyawa Anggota TNI

Lagi, Kekerasan KKSB Papua Renggut Nyawa Anggota TNI

PANIK - Kelompok Kekerasan Bersenjata Separatis (KKSB) seolah tak jera membuat panik masyarakat Papua. (Ist)

SHNet, JAKARTA – Tak henti-hentinya kekerasan ditebar pihak KKSB (Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata) di Papua. Senin (12/2), sekitar pukul 10.00 WIT, salah satu anggota TNI dari Satuan Pengamanan Pos Sinak, Puncak Jaya, Papua, Pratu Sandi Novian (SN) harus meregang nyawa hingga tewas tak berdaya setelah diserang sekitar lima orang anggota KKSB.

Kejadiannya begitu cepat. Seperti biasa, setiap Senin pagi yang merupakan hari pasar di Sinak, Puncak Jaya, Papua, lima personel TNI Satgas Pam Sinak, berbelanja di Pasar Sinak. Mereka dipimpin langsung oleh Letnan Satu Iqbal.

Seperti biasa, saat berbelanja, mereka juga kerap ikut membantu mama-mama (ibu-ibu pedagang) untuk mengangkat atau merapikan dagangan mereka.

Kebetulan SN saat itu tengah terpisah dari rekannya yang lain. Padahal sesuai Protab harusnya mereka berpasangan. Tapi, korban memang sengaja memisahkan dirt lantaran ia ingin membantu mengangkat sayuran yang dijual mama-mama di pasar Sinak itu.

 Dan, ketika ia tengah mengangkat sayuran salah satu mama pedagang itulah, dalam kondisi tak siap, tiba-tiba datang lima orang anggota KKSB dengan membawa parang dan pistol dan langsung menyerang korban. Mereka datang dengan menyamar seperti masyarakat biasa dan masuk ke pasar layaknya orang yang akan berbelanja.

Korban ditembak di bagian telinga kiri dan menembus ke pipinya hingga sempoyongan dan kemudian kelompok KKBS ini terus menyerang korban hingga tewas. Setelah itu, pistol korban dirampas dan kelima orang anggota KKSB ini pun melarikan diri ke arah hutan Kampung Agenggeng, Distrik Sinak sambil melepaskan beberapa tembakan.

Lettu Iqbal dan sekitar 20 anggota tim terus mengejar kelima orang penyerang SN yang diduga berasal dari Kelompok KKSB Tenius Talengen. Kondisi pasar pada saat kejadian sontak berubah panik.

Menurut Kasintel Korem 173/PVB, CDB Andries yang dihubungi SHNet, Selasa (13/2) siang, jenazah korban SN sudah langsung diterbangkan ke kampung halamannya di Jawa Barat. “Situasi saat ini sudah kembali kondusif,” ujar Andries.   (Nonnie Rering)