KPU NTT Tetapkan Empat Pasangan Calon Gubernur

KPU NTT Tetapkan Empat Pasangan Calon Gubernur

NTT

SHNet, KUPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur melalui rapat pleno terbuka penetapan calon gubernur dan wakil gubernur NTT di Kupang, Senin (12/2).

Empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut adalah Esthon L. Foenay-Christian Rotok (Esthon-Christ), Benny K. Harman-Benny Litelnoni (Harmoni), Marianus Sae-Emilia Nomleni (Marianus-Emi), dan Viktor Bungtilu Laiskodat-Josep Nae Soi (Viktor-Jos).

“Sebelum penetapan calon, KPU telah meneliti perbaikan dokumen bakal calon. Pleno ini berdasarkan  Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017,”  kata Ketua KPU NTT Maryanti Adoe saat pleno terbuka penetapan calon gubernur dan wakil gubernur NTT di Kupang, Senin (12/2).

Maryanti menegaskan pasal 75 ayat 1 dan 2 Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 yang intinya bahwa melarang partai politik atau gabungan partai politik pengusung menarik kembali calon kepala daerah atau wakil kepala daerah setelah penetapan calon oleh KPU.

Jika calon yang diusung ditarik kembali atau mengundurkan diri maka tidak bisa mengajukan calon pengganti dan dinyatakan gugur. “Pasangan yang gugur tidak mengubah nomor urut pasangan yang lain,” tegas Maryanti.

Rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT dihadiri semua pasangan calon dan pimpinan partai pengusung selain calon gubernur dari PDIP, Marianus Sae karena ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (11/2).

Emilia Nomleni, calon wakil gubernur pendamping Marianus Sae hadir dalam pleno penetapan calon gubernur dan wakil gubernur NTT. (Dis Amalo)