Ketua MPR Zulkifli Hasan Pun Demam ‘Dilan 1990’

Ketua MPR Zulkifli Hasan Pun Demam ‘Dilan 1990’

FILM - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (kiri) dan istrinya Soraya ketika bersiap nonton film 'Dilan 1990' di Planet Hollywood, Jakarta, Selasa (20/2) sore. (Ist)

SHNet, JAKARTA – Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, mengaku siap jika diusung menjadi calon presiden pada Pemilu 2019.

Menurut Zulkifli, jika partainya memberikan mandat kepadanya, pasti ia harus siap. “Saya siap jika ditugaskan oleh partai,” kata Zulkifli ketika akan menonton film Dilan 1990 di Planet Hollywood, Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (20/2) sore.

Pria berkacamata ini juga optimistis PAN akan meraih 20% suara pada pemilu mendatang. Bicara soal maraknya kasus penyerangan pemuka agama akhir-akhir ini, Zulkifl menduga hal itu merupakan upaya memecah belah persatuan. “Pasti ada yang ingin memecah belah persatuan,” kata Zulkfli.

Ia juga memuji tindakan cepat aparat dalam merespons peristiwa penyerangan terhadap pemuka agama. Zulkifli datang ke Planet Hollywood, Hotel Kartika Chandra bersama istrinya, Soraya untuk menonton film Dilan 1990. “Mau nostalgia masa muda dululah sama istri. Dulu kan kita sering banget nonton berdua,” ungkapnya.

Lantaran begitu demam dengan film Dilan 1990 itu, Zulkifli pun mengajak puluhan jurnalis media cetak, televisi dan online untuk ikut nonton bareng film Dilan 1990 itu. Ia menyatakan kalau film yang dibintangi mantan personel Coboy Junior Iqbal Ramadhan dan Vanesha Prescilla itu terbilang bagus.

Tentu saja, Zulkifli pun tanpa malu-malu mengungkapkan kisah cintanya dengan Soraya, kekasih sejak SMA yang kini menjadi istrinya. “Awalnya saya hanya ingin pacaran, berdua sama istri. Mengenang masa SMA. Tapi kok banyak yang tahu?” ucapnya didampingi Soraya dan putri pertamanya, Futri Zulya Safitri.

 “Saya benar-benar bernostalgia. Sebab mirip sekali dengan kisah cinta saya dulu. Ini aku banget. Dulu saya kelas dua, pacar saya (Soraya) kelas satu di SMA 53. Cinta pandangan pertama, terus kita intai, kita ikuti. Kita cari informasi dari teman-temannya. Selain mendekati pacar, perbaiki gizi juga, kan makanan enak-enak. Maklum, anak kos,” tutur Zulkifli.

“Kita dulu nakal juga waktu remaja, tetapi tetap tanggung jawab. Kalau sekarang sangat khawatir. Sebab dibayangi ancaman narkoba, miras yang berlebih-lebihan. Dulu saya jalan-jalan ke Tangkupan Perahu, Cipanas, Kebon Raya Bogor, Ciater. Tapi kalau sekarang tidak, perginya ke tempat-tempat hiburan malam, banyak yang bahaya. Nilai etika juga sudah hilang,” tutup mantan Menteri Kehutanan itu sambil tersenyum simpul. (Nonnie Rering)