Ketua INW, Irjen Arman Depari Pantas Menggantikan Buwas Menjadi Ketua BNN

Ketua INW, Irjen Arman Depari Pantas Menggantikan Buwas Menjadi Ketua BNN

SHNet, Jakarta – Ketua Indonesia Narcotics Watch (INW) Josmar Naibaho mengatakan Indonesia saat di butuhkan orang yang mengerti akan pemberantasan narkoba. Mengingat pada saat ini Indonesia sudah menjadi darurat narkoba, untuk itu diperlukan tangan dingin orang yang mengerti bagaimana membasmi peredaran narkoba.

Menurutnya, sosok yang sangat pantas untuk menjabat sebagai pengganti Ketua BNN adalah orang yang ahlinya dibidang pemberantasan narkoba. Diamana sosok tersebut harus berasal dari internal BNN sendiri.

” Tentunya polisi yang sangat mengenal seluk beluk peredaran narkoba di Indonesia saat ini hanya ada satu nama yaitu Irjen Arman Depari. Yang pantas untuk mengisi posisi Ketua BNN, menggantika. Komjen Budi Waseso yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun,” ujar Ketua INW Josmar Naobaho kepada SHNet, Selasa (13/2/2018) di Jakarta.

Saat ini kembali dijelaskannya, Indinesia sudah sangat memprihatinkan dengan makin beraninya para bandar dari negara luar memasuki narkoba ke Indonesia. Untuk membasminya, diperlukan tangan dingin dan sosok itu terdapat dalam diri Irjen Arman Depari.

” Memang, yang terbaik pada saat ini terdapat pada Deputi Pemberantasan BNN. Kita tidak sangsikan lagi tentang latar belakang Arman Depari dari reserse serta memiliki latar belakang pengetahuan narkotika,” tegasnya lagi.

Seperti diketahui Ketua BNN Komjen Budi Waseso atau biasa disapa Buwas ini pada bulan Maret ini akan memasuki masa pensiun. Untuk itu Buwas telah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo soal kriteria calon penggantinya.

Menurut Buwas, dirinya menginginkanadanya regenarasi yang berkelanjutan di BNN sehingga lembaga tersebut mampu mengatasi peredaran narkotika secara efektuf.

Buwas sendiri berharap para juniornya di BNN mendapatkan prioritas dari Presiden Jokowi untuk dipilih menduduki posisi pimpinan BNN.

“Saya sih berharap sekali, para junior saya di BNN yang akan menggantikan posisi saya. Mengingat junior saya sudah memahami dan mengetahui selum beluk narkoba dan konsep yang sudah saya bangun. Jadi, tinggal meneruskan saja,” ujar Buwas, Kamis (8/2/2018) di Jakarta. (MH)