Kelurahan Bendo, Kampung Wisata Kebangsaan Pertama di Indonesia

Kelurahan Bendo, Kampung Wisata Kebangsaan Pertama di Indonesia

Rumah Mbah Khasan Bendo yang ada di Kampung Wisata Kebangsaan, Kota Blitar. (Dok. Kelurahan Bendo)

SHNet, Jakarta- Selasa (13/2) malam merupakan hari bersejarah bagi seluruh warga Kelurahan Bendo, Kota Blitar, Jawa Timur. Malam itu, kelurahan Bendo yang berjarak sekitar 1 Km dari alun-alun Kota Blitar memproklamirkan diri sebagai Kampung Wisata Kebangsaan.

“Malam ini, Kelurahan Bendo melaunching jadi Kampung Wisata Kebangsaan, sekaligus kelurahan pertama yang memproklamirkan Kampung Wisata Kebangsaan di Indonesia,” ujar Koordinator Blitar Creative Forum yang juga warga Kelurahan Bendo, Upi Suprianto kepada SHNet.

Ia menceritakan, latar belakang Kampung Wisata Kebangsaan ini karena di kelurahan ini dahulu, ada sebuah padepokan di rumah Mbah Khasan Bendo yang merupakan tokoh masyarakat sekaligus guru spiritual dari Shudanco Supriyadi, Pahlawan PETA. Mbah Khasan Bendo boleh dibilang tokoh di balik peristiwa heroik PETA Blitar.

Rumah Mbah Bendo sendiri adalah rumah dengan gaya arsitektur Jawa Mataraman. Bersoko guru 4 kayu balok besar dan tinggi dengan ornamen utama kayu pada atapnya. Sedang pintu dan jendela yang begitu lebar, dengan balai balai yang luas, menandakan gaya arsitektur rumah seorang priyayi Jawa. Apabila ada letusan Gunung Kelud, para warga biasanya mengungsi di rumah Mbah Khasan Bendo.

Para wisatawan yang berkunjung ke Kampung Wisata Kebangsaan ini nantinya akan diajak mengunjungi rumah Mbah Khasan Bendo dan menyaksikan film dokumenter perjuangan Supriyadi dan tentara PETA menghadapi tentara Jepang di Blitar.

Kerajinan batik yang ada di Kampung Wisata Kebangsaan, Kelurahan Bendo, Kota Blitar. (Dok. Kelurahan Bendo)

Tak hanya berhenti di wisata sejarah kebangsaan saja, Kelurahan Bendo juga memiliki destinasi-destinasi wisata yang patut dikunjungi seperti waterpark Sumber Udel, kerajinan batik, pertunjukan jaranan (kuda lumping) serta kuliner.

“Khusus untuk kuliner, di sini ada sego pecel preng kuning dan soto baderan yang sudah legendaris turun temurun,” kata Upi yang saat ini masuk dalam tim penyusunan Badan Promosi Pariwisata Kota Blitar.

Waterpark Sumber Udel. (Ist)

Para wisatawan juga tidak perlu khawatir untuk bermalam di Kampung Wisata Kebangsaan. Di sini ada beberapa rumah warga yang dijadikan homestay. Dengan merogoh kocek Rp100.000,- per orang, kita sudah bisa bermalam di Kampung Wisata Kebangsaan. (Stevani Elisabeth)