Citilink Terbang Perdana dari Jakarta ke Banyuwangi

Citilink Terbang Perdana dari Jakarta ke Banyuwangi

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Keempat dari kanan) usai jumpa pers Citilink terbang perdana dari Jakarta ke Banyuwangi, Kamis (15/2). (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta – Maskapai berbiaya hemat Citilink Indonesia, melakukan penerbangan perdana dari Jakarta ke Banyuwangi, Kamis (15/2).

Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut dalam penerbangan perdana ini. “Penerbangan perdana ke Banyuwangi merupakan komitmen Citilink Indonesia mendukung pengembangan pariwisata nasional yang masih bisa dijelajahi di Banyuwangi yang dikenal sebagai kawasan segitiga berlian yaitu Kawah Ijen, Pantai Plengkung dan Pantai Sukomade,” ujarnya.

Menpar mengatakan, wisatawan mancanegara (wisman) yang mengunjungi Banyuwangi pada 2017, sepertiga dari total kunjungan wisman ke Jawa Timur. Sehingga sangat tepat keputusan Citilink membuka rute baru ke Banyuwangi.

Penerbangan perdana melalui Bandara Soekarno Hatta-Banyuwangi menggunakan pesawat Boeing B-735 dengan kapasitas 120 penumpang untuk satu kali penerbangan setiap harinya.

Sementara itu Dirut PT Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahyo mengatakan, Citilink siap mendukung program Kementerian Pariwisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia.

“Hingga Agustus 2017 Citilink telah melayani penerbangan ke-31 kota tujuan dengan 63 rute dan lebih dari 244 frekuensi penerbangan setiap harinya,” kata Juliandra.

Ia menjelaskan, alasan membuka rute baru Jakarta-Banyuwangi karena saat ini pariwisata di ujung Jawa Timur ini berkembang dengan pesat. Bahkan tahun ini ada 77 event digelar di sana.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membenarkan bahwa tahun ini ada 77 event yang digelar di Banyuwangi. Menurutnya, saat ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi ada 4,8 juta. Wisatawan mancanegara ada 98.000 orang.

“Kalau dulu orang ke Banyuwangi hanya semalam saja untuk melihat blue fire di Kawah Ijen, kini mereka bisa 3-4 hari bermalam di sana. Banyuwangi juga memiliki 420 homestay. Bahkan ada dua homestay di Banyuwangi yakni Mi Casa Ijen dan Didu’s homestay reviewnya di atas 9,” ujarnya. (Stevani Elisabeth)