Bung Karno Masih Tunggu Hari Baik

Bung Karno Masih Tunggu Hari Baik

Jalan Damai Atasi Situasi Konflik

Jakarta, 22 Februari 1967 – Presiden Soekarno yang kemarin telah dikabarkan telah menandatangani penyerahan kekuasaan eksekutif kepada pengemban SP 11 Maret, menurut sumber yang mengetahui masih tetap meminta waktu menunggu “hari baik”.

Menurut keterangan yang dapat dikumpulkan oleh wartawan SH sebagai follow-up pertemuan hari Minggu di Bogor maka pada hari Senin jam 10:30 pagi Menpangal dan Menpangak telah melaporkan kepada Jenderal Soeharto bahwa Presiden Soekarno telah bersedia menandatangani konsep penyerahan kekuasaan pemerintah dan pengemban SP 11 Maret diminta hadir di Istana jam 17:00 untuk menyaksikan penandatangan overdract yang menurut rencana akan diumumkan kepada rakyat hari Selasa jam 10:00 pagi.

Ternyata penandatangan transfer of authority yang direncanakan hari Senin sore tidak jadi karena kembali Presiden berubah pikiran dan meminta penundaan menunggu hari baik, Jenderal Soeharto dilaporkan meninggalkan Istana dengan kesal dan jam 17:30 sudah kembali di rumah.

Dalam pada itu Jenderal Soeharto hari Selasa malam telah mengadakan konsultasi dengan pimpinan partai Murba, PSII, Khatolik dan Parkindo dalam rangka mencari jalan keluar secara damai dari konflik situasi nasional. (Sinar Harapan)