Upaya Pengendalian Pemanfaatan SDA Masih Terbatas

Upaya Pengendalian Pemanfaatan SDA Masih Terbatas

Ist

SHNet, KUPANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Benyamin Lola, mengatakan pemeliharaan dan konservasi Sumber Daya Alam (SDA) dilakukan secara berkelanjutan, mengingat karena upaya pengendalian pemanfaatan SDA yang masih terbatas.

Karena itu, dilakukan satu metode analisis yang komprehensif guna menjawab berbagai persoalan lingkungan di daerah itu. Dia mencontohkan selama ini secara rutin telah dilakukan penanaman pohon disekitar lokasi sumber air. Padahal, lokasi mata air itu adalah tempat keluarnya air, bukan tempat produksinya air. Sedangkan tempat produksi air ada di daerah tangkapan air.

“Dinas lingkungan hidup juga membangun jaringan kerjasama dengan pihak Pertamina dan International Organization for Migration (IOM/Organisasi Internasional untuk Migrasi) dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di NTT,” katanya di Kupang, Jumat (5/1).

Program di Dinas Lingkungan Hidup mencakup dua hal yakni peningkatan pengendalian pemanfaatan SDA dan peningkatan pemeliharaan dan konservasi SDA. Adapun terobosan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup NTT yakni kegiatan konservasi SDA dengan prioritaskan pada area tangkapan air. Atau pada area cekungan air tanah (akuifer) melalui analisis yang baik, yakni membuat sumur resapan.

Benyamin menjelaskan, selama 2017 Dinas Lingkungan Hidup NTT telah membangun sembilan sumur resapan di kota Kupang. Sumur resapan tersebut dibangun di areal rumah ibadah dan sekolah di Kota Kupang. Terbatasnya sumur resapan itu disebabkan karena item kegitan tersebut tidak tercantum dalam rencana kerja (renja) Dinas Lingkungan HidupNTT, sehingga dilaksanakan atas dukungan dana dari Komisi IV DPRD NTT.

“Sumur resapan air adalah satu metode untuk menjawab bagaimana siklus air bisa terjadi lewat intervensi sumur resapan. Selain itu, sumur resapan dengan metode akuifer merupakan bagian bawah tanah yang mengandung air dan dapat mengalirkan air. Ini menjadi upaya inovasi Dinas Lingkungan Hidup NTT lewat kegiatan pemanfaatan konservasi SDA,” kata Benyamin.(Dis Amalo)