Tiga Bakal Calon Gubernur Mendaftar ke KPU NTT

Tiga Bakal Calon Gubernur Mendaftar ke KPU NTT

NTT

SHNet, KUPANG – Tiga bakal calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Senin (8/1). Tiga pasangan calon itu adalah Esthon L. Foenay-Christian Rotok yang diusung Partai Gerindra dan PAN, pasangan Benny K. Harman-Benny A. Litelnoni yang disusung Partai Demokrat, PKPI, dan PKS, serta pasangan Marianus sae-Emilia Nomleni yang diusung PDIP dan PKB.

Ketua KPU NTT Maryanti Adoe menjelasakan, masa pendaftaran bakal calon gubernur di KPU hanya tiga hari yakni 8-10 Januari 2018. Setiap bakal calon yang mendaftar dan berkas pencalonan dinyatakan lengkap dan diterima KPU, diberikan rekomendasi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUD W.Z Yohanes Kupang, Selasa (9/1). “Apabila ada bakal calon yang berkasnya belum lengkap kami berikan waktu untuk melakukan perbaikan. Hari ini ada tiga bakal calon yang mendaftar ke KPU NTT,” kata Maryanti.

Kepada wartawan bakal calon gubernur Esthon Foenay mengatakan angka kemiskinan di NT masih 21,1 persen. Sehingga jika dia terpilih maka kesejahteraan masyarakat ditingkatkan. Selain itu, sektor ekonomi harus ditingkatkan melalui pembangunan pariwisata.

Esthon juga menyinggung masih banyak masyarakat di NTT yang belum menikmati listrik PLN dan air bersih. Banyak sekolah yang hingga saat ini belum memiliki gedung yang memadai. Karena itu jika terpilih maka pembangunan di segala bidang perlu ditingkatkan.

Selain itu, bakal calon gubernur Benny K. Harman hanya menyampaikan surat pengunduran diri dari angggota DPR RI sedang diproses untuk dilengkapi sebagai syarat pendaftaran bakal calon. “Surat pengunduran diri sedang diproses,” katanya.

Sementara bakal calon bubernur Marianus Sae enggan berkomentar mengenai pemekaran Provinsi Flores. Dia mengatakan sebagian besar kabupaten di NTT masih tergolong daerah tertinggal, dan jika terpili maka pembangunan di daerah tertinggal itu menjadi prioritas.

“Kita urus yang lain dulu seperti masih ada kabupaten yang masuk kategori daerah tertinggal,” kata Marianus menjawab pertanyaan wartawan mengenai rencana pemekaran Provinsi Flores.

Satu pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang belum mendaftar ke KPU adalah Viktor Bungtilu Laiskodat-Yoseph Nae Soi yang diusung Partai NasDem, Golkar, dan Hanura. Sesuai informasi, pasangan bakal calon tersebut akan mendaftar pada hari terakhir yakni Rabu (10/1). (Dis Amalo)