Hendardi, TNI dan Polri Bukti Gagal Kaderisasi Parpol

Hendardi, TNI dan Polri Bukti Gagal Kaderisasi Parpol

SHNet, JAKARTA – Direktur Setara Institute, Hendardi, mengkhawatirkan banyaknya purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri) ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dapat dimaklumi, karena justru Partai Politik (Parpol) sebagai pusat kaderisasi politik yang malah memberikan kesempatan-kesempatan politik itu pada TNI dan Polri.

“Ini mengindikasikan kegagalan partai politik melakukan kaderisasi di satu sisi, dan keberhasilan kepemimpinan TNI Polri dalam meraih kepercayaan publik sehingga memiliki daya elektabilitas untuk berkontes,” kata Hendardi, Selasa (23/1/2018).

Menurut Hendardi, secara normatif anggota TNI/Polri memiliki hak sepanjang telah memenuhi persyaratan dengan pengunduran diri. Tetapi kecemasan akan netralitas harus dinetralisir dengan kinerja Bawaslu dan penegak hukum lainnya memastikan institusi TNI Polri tidak beroperasi.

“Misalnya dengan masa jeda beberapa tahun bagi anggota Polri dan TNI kapan bisa ikut berkontes,” ujar Hendardi. (Aju)