Demonstrasi Singapura Dan Malaysia Tertib, Jakarta – Bangkok Keras

Kesan Tanaka Di Lima Negara

Demonstrasi Singapura Dan Malaysia Tertib, Jakarta – Bangkok Keras

Tokyo, 18 Januari1974 – Perdana Menteri Kakuei Tanaka mengatakan hari Jum’at di Tokyo bahwa perjalanannya ke lima negara Asia Tenggara adalah “berharga” sekalipun terjadi demonstrasi anti Jepang di tiga Ibukota.

Ia juga mengatakan di depan sebuah jumpa pers bahwa kunjungannya itu menekankan kebutuhan Jepang untuk mengembangkan ikatan yang lebih erat dengan negara Asia lainnya.

Perjalanan itu sebagai keseluruhan, saya percaya adalah berharga untuk memperdalam saling mengerti, Tanaka menyatakan.

Jakarta – Bangkok keras
Ia kembali hari Kamis dari Indonesia, sebelumnya ia telah singgah di Filipina, Thailand, Singapura dan Malaysia.
Demonstrasi yang menyambutnya di Singapura dan Malaysia tertib sementara demonstran di Bangkok dan Jakarta keras dan menunjukkan perasaan tidak senang terhadap Jepang.

Atas pertanyaan mengenai huru-hara di Jakarta, Tanaka mengatakan “Pemimpin Indonesia prihatin atas insiden itu, tetapi saya sendiri tidak merasa malu. Insiden seperti itu, besar atau kecil bisa terjadi lagi dimasa akan datang”.

Tanaka mengatakan ia bilang kepada pemimpin Indonesia bahwa “kami ingin mendengar masalah apa saja yang melibatkan orang Jepang atau perusahaan Jepang, sehingga kami akan dapat melakukan usaha semaksimalnya untuk memperbaiki pihak kami jika kami bersalah”.

Perlukan bantuan
Selama kunjungannya, ia mengatakan pemimpin Asia mengatakan kepadanya bahwa negara memerlukan bantuan teknologi dan ekonomi Jepang untuk mengembangkan ekonominya.

Tanaka mengatakan ia diberitahu oleh tuan rumahnya bahwa orang Jepang hanya bergaul dengan bangsa mereka sendiri saja dan tidak berusaha untuk berhubungan dengan masyarakat setempat.

Ditanya mengenai kebijaksanaan Jepang dimasa depan sebagai hasil dari perjalanan ini, Tanaka mengatakan orang Jepang hendaklah mempelajari lebih banyak bahasa daerah setempat untuk memajukan saling mengerti dengan orang Asia.

Ia selanjutnya mengatakan Jepang harus lebih banyak melakukan usaha untuk mengembangkan fasilitas komunikasi di negara Asia.
Dikatakannya ia merasa puas bahwa Jepang lebih banyak kesempatan untuk belajar mengenai Jepang dan memajukan lebih banyak pertukaran kebudayaan. (SH/AP)