BIG Raih Sertifikat ISO/IEC 20000 dari BSI

BIG Raih Sertifikat ISO/IEC 20000 dari BSI

Badan Informasi Geospasial (BIG) menerima sertifikat ISO/IEC 20000 dari BSI, di Cibinong, Bogor, Selasa (9/1). (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Bogor- Badan Informasi Geospasial (BIG) meraih sertifikat ISO/IEC 20000 dari British Standards Institution (BSI) untuk pengelolaan layanan IT. BSI merupakan badan sertifikasi internasional yang berkedudukan di UK.

Sertifikat ISO/IEC 20000 diterima oleh Kepala Badan Informasi Geospasial Hasanuddin Zaenal Abidin, di Cibinong, Bogor , Selasa (9/1).

Direktur Sales & Marketing BSI Rudi Antoni mengatakan, management service/pengelolaan layanan IT BIG telah memenuhi standar internasional. BIG adalah instansi pemerintah kedua setelah Kementerian Keuangan yang telah comply dengan ISO/IEC 20000.

Kepala BIG Hasanuddin menjelaskan, tahapan dalam penyelenggaraan IG seperti pengumpulan, pengelolaan, penyimpanan dan penyebarluasan IG memerlukan dukungan IT yang handal. Untuk memastikan implementasi IT dapat mendukung bisnis proses, maka BIG perlu menerapkan standar internasional dalam pengelolaan layanan IT.

“Ruang lingkup ISO/IEC 20000 untuk BIG adalah terkait dengan layanan internet, email dan penyimpanan berbasis cloud,” ujarnya.

Secara umum , manfaat dalam implementasi ISO/IEC 20000 adalah layanan IT dilaksanakan sesuai dengan standar internasional, memastikan kebutuhan pengguna terpenuhi, memperhatikan pengelolaan terhadap resiko yang mungkin dihadapi dan meningkatkan kualitas layanan IT yang berkelanjutan.

ISO 20000 adalah standar yang diperuntukkan untuk sertifikasi manajemen IT. Standar ini dimaksudkan untuk memungkinkan semua organisasi yang berpondasi pada teknologi informasi mampu menerapkan praktik terbaik yang ditetapkan secara internasional.

“Dengan sertifikat ini diharapkan BIG dapat meningkatkan kualitas layanan bagi instansi pemerintah, pemda dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan informasi geospasial,” kata Hasanuddin. (Stevani Elisabeth)