1000 Orang Berlari di Gunung Kelud

1000 Orang Berlari di Gunung Kelud

Sebanyak 1000 orang yang tergabung dalam club Hash House Harriers mengikuti lari di Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (27/1). (www.kedirikab.go.id)

SHNet, Kediri- Sebanyak 1000 orang yang tergabung dalam club Hash House Harriers mengikuti acara lari Super Long, Medium dan Short , di Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (27/1).

Event tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-5 Wilis Hash House Harriers. Para pesertanya tidak hanya berasalh dari seluruh Indonesia, tetapi juga dari negara tetangga seperti Malaysia.

Kegiatan tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dan dilepas oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri Ir Adi Suwignyo, M.Si. Dalam sambutannya, Adi mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan pola hidup sehat, sekaligus untuk meningkatkan potensi yang ada di Kabupaten Kediri.

“Saya ucapkan terimakasih atas dipilihnya Wisata Gunung untuk menyelenggarakan acara pada hari ini. Selain hidup sehat juga sebagai ajang promosi potensi wisata, dengan acara ini diharapkan Gunung Kelud akan menjadi tujuan wisata, baik domestic maupun mancanegara,” ujarnya.

Wisata Gunung memang miliki daya tarik yang luar biasa bagi para pecinta wisata alam. Event besar pun sering digelar ditempat ini, selain memiliki pemandangan indah juga udaranya pun sangat sejuk.

Salah satu rute yang dilalui peserta lari di Gunung Kelud. (www.kedirikab.go.id)

Sementara itu, Ketua Panitia Bambang Giantoro mengatakan, dirinya tidak menyangka antusias dari para peserta sangat luar biasa, dari 1000 orang yang hadir berasal dari seluruh Indonesia, antara lain Kupang, Tarakan, Samarinda, Balikpapan, Lombok, Medan, Bali dan Kucing Malaysia. Kegiatan ini yang diutamakan adalah kesehatan, jika tidak kuat berlari boleh berjalan.

“Untuk lebih dekat dengan alam rute saya pilih menyusuri perkebuanan Margomulyo. Dari jalan setapak perkebunan itulah peserta dapat langsung melihat tanaman-tanaman yang tumbuh subur ditempat ini, seperti tanaman nanas, durian, cengkih, kopi, tebu dan lain-lain,” ujarnya.

Tidak hanya berlari, peserta juga menyempatkan foto dengan latar belakang Gunung Kelud. (www.kedirikab.go.id)

Bambang menambahkan, dipilihnya Gunung Kelud, karena banyak spot-spot yang indah. “Kenapa kami dari panitia memilih Gunung Kelud, karena kami ingin mengenalkan wisata gunung kelud yang semakin mempesona. Beberapa kali saya survey ke tempat ini ada beberapa penambahan obyek, seperti Spot foto rumah belanda, taman bunga Agro Margomulyo, Kelud Adventure dan yang terbaru adalah Kampung Durian yang pasti akan menjadi tempat favorit jika berwisata ke sini,” ungkap Bambang.

Selama dalam perjalanan nampak para peserta berfoto-foto mengabadikan keindahan Gunung Kelud. Ada pula yang sibuk membeli buah nanas khas Kelud yang rasanya sangat manis. Buah-buahan tersebut dibawa pulang sebagai oleh-oleh sanak keluarga di rumah. (Stevani Elisabeth)