YLKI Sesalkan Adanya Kenaikan Tarif Tol Dalam Kota

YLKI Sesalkan Adanya Kenaikan Tarif Tol Dalam Kota

SHNet, Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), mengkritik  adanya kenaikan tarif jalan tol dalam kota. Kenaikan ini diumumkan langsung oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, selaku pengelola jalan tol milik pemerintah.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menegaskan,  kenaikan ini akan menambah beban daya beli masyarakat.

“Kenaikan tarif tol dalam kota tidak sejalan dengan kualitas pelayanan jalan tol dan berpotensi melanggar standar pelayanan jalan tol,” katanya dalam keterangannya, Rabu (6/12/2017).

Menurutnya, kenaikan tarif tol seharusnya dibarengi dengan kelancaran lalu-lintas dan kecepatan kendaraan di jalan tol.

Saat ini fungsi jalan tol justru menjadi sumber kemacetan baru, seiring dengan peningkatan volume traffic dan minimnya rekayasa lalu lintas untuk pengendalian kendaraan pribadi.

“Kenaikan tarif dalam kota juga tidak adil bagi konsumen karena pertimbangan kenaikan tarif yang dilakukan Kementerian PUPR hanya memperhatikan kepentingan operator jalan tol, yakni dari aspek inflasi saja. Sedangkan aspek daya beli dan kualitas pelayanan pada konsumen praktis dinegasikan,” jelasnya.

Ia menyatakan, YLKI mendesak Kementerian PUPR untuk merevisi dan meng-up grade regulasi tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) tentang Jalan Tol.

“YLKI juga mendesak Kementerian PUPR untuk transparan dalam hasil audit pemenuhan SPM terhadap operator jalan tol,” imbuh Tulus.  (MH)