Wakil UDT/Apodeti Menuju New York Ikut Sidang PBB

10 Dubes Asing Dipanggil

Wakil UDT/Apodeti Menuju New York Ikut Sidang PBB

Jakarta, 6 Desember 1975 – Perkembangan terakhir di Timor Portugis dan sikap Indonesia sampai hari Kamis dalam menghadapi masalah wilayah itu telah dijelaskan oleh Menteri Luar Negeri Adam Malik kepada beberapa Duta Besar asing di Jakarta.

Dalam keterangannya kepada pers di Jakarta hari Jum’at, Menlu mengatakan, sebanyak 10 duta besar asing disini telah dipanggilnya untuk menjelaskan perkembangan terakhri di Timor Portugis sampai hari Kamis dan sikap Indonesia dalam menghadapi dan penyelesaian masalah dekolonisasi wilayah itu.

Sepuluh dubes asing diantaranya Dubes Amerika Serikat, Dubes Uni Sovyet dan Dubes Asean telah dipanggil untuk keperluan tersebut oleh Menlu.

Ia mengatakan dengan pemanggilan dubes asing tersebut menunjukkan kegawatan situasi di Timor Portugis yang dipandang Indonesia membahayakan Indonesia.

Jelas situasi di Timor Portugis itu membahayakan Indonesia, kata Menlu menegaskan menjawab pertanyaan. “Dari itu kita harapkan agar segera diselesaikan”, katanya.

Peninjauan PBB
Menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan peninjauan oleh suatu tim Komite Khusus Dekolonisasi PBB ke Timor Portugis seperti yang dikemukakan Dubes RI untuk PBB Anwar Sani, Menlu Adam Malik mengatakan tim itu boleh saja datang.

Akan tetapi, kata Menlu menambahkan soal keamanan tim itu di Timor Portugis bukan jadi tanggung jawab Indonesia, sedang keamanan di wilayah Indonesia kita jamin.

Menjawab pertanyaan selanjutnya mengenai kepergian Sekjen Fretelin Ramos Horta ke PBB seperti yang diberitakan dalam pers, untuk menyampaikan masalah Timor Portugis dan meminta pengakuan badan dunia itu atas pemerintahan Timor Portugis yang diproklamirkannya secara sepihak baru-baru ini. Menlu mengatakan, Ramos Horta boleh saja pergi ke sana (PBB) dan tidak apa-apa.

tiga wakil partai gabungan UDT/Apodeti juga telah berangkat ke New York untuk mengikuti sidang PBB yang menbicarakan masalah masa depan Timport, kata Menlu Adam Malik.
“Jadi bukan hanya Feretelin tetapi partai gabungan pimpinan Fransisco da Crus dari Apodeti telah mempunyai kegiatan” tambahnya. (SH/Ant)