Pemilik Dan Pengurusnya Pribumi

Syarat Kredit Investasi Kecil

Pemilik Dan Pengurusnya Pribumi

Jakarta, 7 Desember 1973 – Golongan pengusaha yang boleh memperoleh kredit investasi kecil adalah usaha yang pemilik dan pengurusnya terdriri dari orang pribumi yang perputaran usahanya relatif kecil sehingga kredit investasi maksimal Rp. 5 juta sebanding dengan perputaran usahanya.

Demikian edaran Bank Indonesia yang ditujukan kepada Bank umum pemerintah dan Bank Pembangunan Indonesia sebagai kelanjutan kebijaksanaan pemerintah mengenai pemberian kredit kecil dengan syarat ringan kepada pengusaha kecil pribumi.

Maksimal kredit
Pemimpin cabang Bank Indonesia dan DIY di Ibukota provinsi dan DIY diberi wewenang untuk memutuskan penyediaan kredit likiditas yang bersangkutan. Bank pelaksana dalam pada itu mengadakan pengawasan dan pembinaan kepada nasabah khusus dibidang administrasi dan management.

Edaran Bank Indonesia tersebut lebih lanjut mengemukakan bahwa kredit dimaksud maksimal Rp. 3 juta dengan bunga 12% setahun, jangka waktu pinjaman maksimal 5 tahun termasuk “grace period” yang diperlukan.

Kewajiban pembiayaan sendiri yang dulunya ditetapkan 25% dari jumlah modal investasi yang diperlukan, dinyatakan tidak mutlak melainkan menurut kemampuan pengusaha yang nyata.
Sumber biaya kredit dari Bank Indonesia 80% dan Bank pelaksana 20%.

Sektor ekonomi yang dapat dibiayai dengan kredit investasi itu adalah semua kegiatan terutama unit produksi yang melakukan usaha rehabilitasi dan perluasan yang menghasilkan barang dan jasa, kecuali jasa yang bersifat hiburan amusement.

Jaminan pokok berupa proyek yang dibiayai dengan kredit, investasi kecil yang bersangkutan. Bila jaminan nilainya secara fisik tidak mencukupi, maka nasabah harus menyediakan jaminan tambahan berupa kekayaan lain milik nasabah atau dari pihak ketiga sehingga seluruh nilai jaminan berjumlah minimal 100% dari jumlah kredit. Dalam hubungan ini Bank pelaksana dapat berhubungan dengan Askrindo.

4 golongan
Menurut ketentuan tanggal 12 April 1973 ditetapkan penggolongan kredit investasi menjadi 4 golongan antara lain golongan I dengan plafond per proyek Rp. 25 juta.

Dalam edaran yang lain Bank Indonesia menetapkan bahwa kredit modal kerja/eksploitasi dengan syarat lunak bagi pengusaha kecil Rp. 5 juta dengan bunga 15% setahun. (SH)