Menpar: Target Kunjungan Wisman 15 Juta Tidak Tercapai

Menpar: Target Kunjungan Wisman 15 Juta Tidak Tercapai

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam jumpa pers akhir tahun 2017, di Jakarta, Kamis (21/12). (Ist)

SHNet, Jakarta- Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang ditetapkan pemerintah sebesar 15 juta tahun ini, tidak tercapai. Menurutnya, status awas Gunung Agung, Bali berdampak pada jumlah kunjungan wisman ke Indonesia.

“Target kunjungan wisman 15 juta tidak tercapai. Target bulanan 9,9 juta tercapai 10,4 juta pada September 2017, Oktober 2017 menjadi 11,6 juta. Namun, ketika Gunung Agung di Bali status Awas, jumlah kunjungan wisman yang ditargetkan 13,1 juta pada November 2017, hanya tercapai 12,8 juta,” ujar Arief Yahya dalam jumpa pers akhir tahun 2017, di Jakarta, Kamis (21/12).

Dia mengatakan, prediksi pada Desember 2017 harusnya kunjungan wisman mencapai 15 juta, tetapi yang tercapai hanya 14 juta. “ Dan ini baru terasa hilang 1 juta kunjungan wisman dan untuk level nasional kita rugi Rp 15 triliun,” ungkap Menpar.

Sementara pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), dia memaparkan, perkiraan realisasi pergerakan wisnus pada Oktober 2017 sebanyak 25.077.000 wisnus dengan pengeluaran mencapai Rp 22,92 triliun.

Secara komulatif, Januari-Oktober 2017 sebanyak 252.569.465 pergerakan wisnus dengan pengeluaran sebesar Rp 230,91 triliun. Capaian wisnus pada Januari-Oktober 2017 ini lebih tinggi 14% dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 221,5 juta wisnus.

Menpar lebih jauh menjelaskan, posisi pariwisata Indonesia pada Januari-Oktober 2017 tumbuh 24%.. Posisi Indonesia di bawah Vietnam yang tumbuh 25,2%.

“Harus diakui bangsa ini kalah dari Vietnam. Agak malu dikit. Vietnam unggul karena negara ini melakukan deregulasi besar-besaran, sedangkan Indonesia sukanya mengikat diri dengan birokrasi,” ujarnya. (Stevani Elisabeth)