Mahasiswa Universitas Brawijaya Temukan Probiotik Untuk Unggas

Mahasiswa Universitas Brawijaya Temukan Probiotik Untuk Unggas

Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang penemu ProLAB, prebiotik untuk unggas. (Foto: Eka Susanti/SHNet)

SHNet, MALANG – Industri unggas kerap menggunakan Antibiotic Growth Promotor (AGP) untuk meningkatkan produksinya. Namun penambahan AGP justru dapat berdampak negatif karena dapat meningkatkan resistensi terhadap mikroba patogen dalam pencernaan unggas, serta mengurangi bakteri nonpatogen. Akibatnya hasil produksi menjadi tidak maksimal.

Bermula dari keprihatinan itu, tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang yakni Mokhammad Fahmi Rizky Syaban (Fakultas Kedokteran), Ilham Ardiansyah (Fakultas Peternakan), dan Rizhaf Setyo Hartono (Fakultas IPA dan Matematika), tergerak menciptakan probiotik sebagai pengganti antibiotik untuk unggas.

Yang istimewa, probiotik yang diberi nama ProLAB ini mampu meningkatkan produksi daging dan telur unggas hingga 11 persen.

“ProLAB bekerja memperbaiki mikroflora atau mikroba yang ada di dalam usus,” jelas Fahmi, sapaan Mokhammad Fahmi Rizky Syaban, Selasa (19/12). Pembuatan ProLAB menggunakan tepung probiotik yang memiliki kandungan mikroorganisme dan dimasukkan dalam  kapsul. Proses pemadatan kapsul menggunakan microwave agar kandungan mikroorganisme dalam tepung tersebut terinkubasi dan tidak mati.

“Agar penyerapan dalam usus unggas bisa maksimal, pencampuran bersama pakan ternak dengan takaran kurang dari satu persen sehingga pencernaan semakin baik,” bebernya.

Temuan inovasi ini telah mengantarkan ketiga mahasiswa beda fakultas ini  mendapat penghargaan Silver Prize di Seoul International Invention Fair (SIIF) 2017. Ajang yang mempertemukan innovator dan peneliti dari seluruh penjuru dunia untuk mempublikasikan produk temuan unggulan, memperluas distribusi produk yang dipatenkan dan mempromosikan transfer teknologi. Kegiatan ini diselenggarakan Korean Invention Promotion Association (KIPA). Berlangsung selama empat hari (30/11 –  3/12/2017). Bertempat di COEX Convention Center Korea Selatan. (eka susanti)