Exoskeleton Membantu Pekerja Tetap Aman dan Tidak Kelelahan

Exoskeleton Membantu Pekerja Tetap Aman dan Tidak Kelelahan

lowesinnovationlabs.com

SHNet, New York – Pengembangan robotika telah mengubah kehidupan kita sehari-hari dengan kecepatan yang mengejutkan. Sekarang beberapa prinsip desain robotika sedang diterapkan dalam pengembangan exoskeletons untuk manusia, sehingga dapat membantu kita menjadi lebih aman dan efisien di tempat kerja dan rumah.

Exoskeleton merupakan kerangka buatan yang dipasang pada tubuh sebagai alat bantu untuk menopang, melindungi dan memberi tenaga dalam beraktifitas. Ide awal sebenarnya muncul dari beberapa hewan yang memakai kerangka di luar tubuhnya seperti cangkang kura-kura, siput, kerang, dan lain-lain.

Kita semua pernah melihat versi sci-fi dari pakaian yang sangat kuat yang digunakan manusia seperti Iron Man atau pada Alien. Tapi dalam kehidupan nyata seperti apa sebenarnya exoskeleton itu?

Dan Kara, direktur riset ABI Research mengatakan, “Exoskeleton itu bertindak sebagai jembatan antara sistem tenaga kerja dan robot manual sepenuhnya, Anda tidak hanya mendapatkan otak manusia di dalam tubuh robot, tapi ada lebih dari itu. Penggunaan exoskeleton untuk keuntungan bisnis yang sangat mudah dihitung. Yang utama adalah pengurangan cedera yang berhubungan dengan pekerjaan, dan kita tahu bahwa selain sakit pilek, cedera punggung adalah alasan utama orang tidak bekerja.”

Industri manufaktur telah menggunakan robot selama bertahun-tahun untuk mengurangi beban kerja yang berbahaya bagi manusia, yang tidak dapat dilakukan para pekerja manusia semuanya. Jadi membuat robot manusia hibrida dengan exoskeleton adalah ide yang mengubah permainan. Marty Smets, dari Ford’s human systems and virtual manufacturing unit mengatakan, “Di pabrik kami, kita melihat kebutuhan akan orang dan robot.”

Pekerja di banyak industri mendapatkan dorongan dari penggunaan exoskeleton dalam tugas sehari-hari mereka. Exoskeleton dapat membantu mencegah cedera mengangkat dan mengurangi getaran dari mesin berat.

Ekso via Youtube

Di beberapa pabrik Ford, pekerja manusia perlu mengangkat lengan mereka lebih dari 4.000 kali sehari. Jenis kerja berulang ini bisa menyebabkan nyeri pergelangan dan sakit punggung yang mengubah hidup. Tapi jenis cedera ini mungkin sudah merupakan masa lalu karena perusahaan mulai menggunakan perangkat yang disebut Ekso Vest. Rompi tersebut dapat mengurangi ketegangan pengangkatan dengan memberi tenaga tambahan 2,2-6,8 kg per kapita. Paul Collins, seorang pekerja perakitan di pabrik perakitan Ford Michigan adalah salah satu pekerja yang menaksir perangkat tersebut. “Luar biasa adalah satu-satunya kata untuk menggambarkan rompi itu,” katanya, “Alat ini telah membuat pekerjaan saya lebih mudah dan memberi saya lebih banyak energi sepanjang hari.” Rompi tersebut menghasilkan penurunan dramatis pada cedera terkait ketegangan otot dan ada rencana untuk memperkenalkan rompi ke lebih banyak fasilitas di Eropa dan Amerika Selatan.

Jenis exoskeleton tersebut saat ini sedang dikembangkan untuk penggunaan komersial, tidak untuk menggantikan kekuatan manusia melainkan meningkatkan keterampilan tindakan tertentu. Alat bantu ini biasanya tidak perlu ditopang secara independen namun dengan mentransfer bobot ke tanah yang dapat menghasilkan dorongan 10-20% pada daya angkat penggunanya.

Jepang ternyata sudah menggunakan alat bantu tersebut untuk membantu pekerja mengangkat beban berat di fasilitas pembangunan kapal, sementara perusahaan jasa pengiriman Lowes di Amerika Serikat juga sedang menguji penggunaan exoskeleton untuk membantu proses pemuatan. (HNP)