Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan

 

SHNet, Jakarta  – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan dengan adanya peristiwa pengeroyokan dua anggota Kepolisian Sektor Pondok Gede  pada Mingguan dini hari.

“Kini kedua anggota tengajh dalam perawatan dokter,” ujar Argo Yuwono.

Menurut Argo lagi, kedua anggota polisi itu adalah korban dari aksi pembacokan sekelompok pemuda. Dimana peristiwa itu terjadi saat polisi berusaha membubarkan dua kelompok pemuda yang terlibat tawuran di Jalan Raya Jati Makmur Pondok Gede.

Akibat peristiwa itu, dua anggota Kepolisian Sektor Pondok Gede,  P. Anjang dan Slamet Aji terpaksa dilaikan ke rumah sakit akibat luka-luka bacokan di tubuhnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo yuwono mengatakan, Anggota Polsek Pondok Gede mendapati informasi, kalau ada aksi tawuran yamg dilakukan sekitar 50 anak muda. Kemudian puluhan anggota personel pun di turunkan untuk membubarkan tawuran tersebut.

Lebih lanjut Argo menjelaskan, saat massa anak-anak muda yang tawuran bubar, mereka berpencar dan masuk ke sebuah gang, Iptu Anjang dan Bripka Slamet pun kemudian menyisir massa menggunakan sepeda motor. Lalu dia dihadang oleh para anak muda yang bersenjata tajam, lalu mengeroyok dan membacok dua anggota kepolisian itu membabi buta.

“Kedua anggota itu tengah menyisir ke tiap-tiap gang, namun rupanya kedua korban terperangkap oleh puluhan anak muda yang bersenjata tajam, korban pun kemudian membacok dua anggota tersebut. Dikarenakan kalah jumlah personel, korban kemudian menjadi bulan-bulanan para pelaku tawuran tersebut,” ujar Argo.

Atas insiden yang terjadi, Bripka  Slamet Aji mengalami luka di kaki  kanan dan kiri serta tangan kanan  akibat dibacok. Sedangkan Iptu  Panjang mengalami luka di bagian lutut kiri dan tangan serta bibirnya akibat terkena benda tumpul.

Akibat kejadian itu keduanya pun tersungkur ke tanah. Petugas yang memberikan bantuan lalu membawanya ke Rumah sakit  Mas Mitra Jati makmur untuk mendapatkab pertolongan.

Polisi berhasil menangkap 7 orang pelaku yang terlibat tawuran dan kini masih menjalani pemeriksaan secara intensif berikut mengamankan satu buah clurit panjang sebagai barang bukti. (MH)