BPNT Akhiri Rezim Subsidi Tak Tepat Sasaran

BPNT Akhiri Rezim Subsidi Tak Tepat Sasaran

SHNet, Jakarta – Sudah menjadi rahasia umum, banyak subsidi sosial tidak tepat sasaran. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mengubah metode subsidi menjadi bantuan sosial.

Namun demikian, pelaksanaan bantuan sosial tidaklah mudah.Oleh karena itu, Kemensos menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk tahun 2018 di Hotel El Royal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 14-16 Desember 2017.

Acara itu dihadiri 389 tenaga kesejahteraan sosial dari 33 provinsi, termasuk para koordinator kabupaten maupun kota. Dalam kesemeptan itu, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Andi Zainal Abidin Dulung memberikan pengarahan kepada para peserta tenaga kesejateraan sosial. Mereka diberitahu bagaimana cara penyaluran bantuan sosial pangan.

Sementara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa mengajak peserta yang hadir untuk melaksanakan tugas secara maksimal. “Hari ini kita akan mengawali tugas layanan kemasyarakatan yang Insyaallah tugas ini lebih mendekatkan kita kepada surga,” katanya.

Khofifah mengatakan, tugas penyaluran bantuan pangan non-tunai tidak sederhana. Program ini berupa konversi dari subsidi pangan ke bansos pangan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh petugas siap dan memahami betul seperti apa proses penyaluran bantuan pangan nontunai tersebut. Ia juga menginginkan seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) betul-betul paham cara penggunaan kartu BPNT.

Ia menjelaskan, bantuan pangannya nontunai uangnya ada di kartu. Cair setiap tanggal 25. “Nah, menyampaikan kepada penerima program bahwa bantuan pangan bisa dicairkan setiap tanggal 25 setiap bulan, itu butuh edukasi,” katanya.

Ia menyadari ada keterbatasan jaringan di lapangan terkait proses tersebut. Oleh karenanya, dia meminta para koordinator kabupaten dan kota bisa membetuk jaringan mandiri. Kondisi itu juga harus dikomunikasikan kepada pihak terkait seperti bank penyalur, Dinas Sosial setempat, dan lain-lain. (TH)