BNN Tahan 11 Tersangka Pabrik Obat Terlarang

BNN Tahan 11 Tersangka Pabrik Obat Terlarang

SHNet, Semarang – Badan Narkotik Nasional  tangkap 11 orang karyawan serta dua orang otak dari berdirinya pabrik pembuat obat terlarang PCC di Kota Semarang.

Menurut pengakuan dua orang dalang pabrik obat terlarang ini, Joni (38) dan Ronggo (52), mereka memproduksi sejak 3 bulan terakhir.

“Biasa, kalau ditangkap selalu bilang baru tiga bulan mulai beroperasi.  Padahal sudah produksi jutaan butir,” kata Kepala BNN, Komjen Budi Waseso di lokasi penggerebekan, Jalan Halmahera, Kota Semarang, Senin (4/12/2017).

Dalam rilis.pabrik obat terlarang tersebut, BNN menghadirkan dua tersangka utama Joni  dan Ronggo  dihadirkan di depan rumah yang dijadikan pabrik.  Sedangkan 11 karyawan berada di dalam rumah atas nama Ahmad, Zaenal, Tono, Panuwi, Ade Ruslan, Hartoyo, Budi, Kriswanto, Ade Ridwan, Krisno.

Buwas menjelaskan keterlibatan para karyawan masih tetap diselidiki, jika terbukti tahu pekerjaannya adalah membuat obat terlarang makan akan diproses hukum lebih lanjut.

  1. “Ini karyawan digaji Rp 9 juta, Rp 5 juta, macam-macam,” pungkas Buwas.Untuk diketahui, rumah mewah yang digunakan untuk memproduksi PCC dan Dextro itu bisa menghasilkan 9 juta butir obat terlarang setiap harinya. Mereka juga memiliki gudang di Jalan Gajah Dalam Semarang. (MH)