Sinema Sang Akar, “Tongkrongan Baru” untuk Nikmati Film

Sinema Sang Akar, “Tongkrongan Baru” untuk Nikmati Film

Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid bersama sejumlah penonton menyaksikan cuplikan sebuah film di Sinema Sang Akar pada Ulang Tahun Ke-23 YAAI, Rabu (22/11).

SHNet, Jakarta – Anda ingin menikmati menonton film dengan suasana yang akrab bersama teman-teman komunitas Anda? Kalau ya, Anda bisa menjajal Sinema Sang Akar, yang berlokasi di Jl. Tebet Dalam 1 No.22 Tebet, Jakarta Selatan.

Gedung bioskop yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Akar Indonesia (YAAI) ini, menawarkan nilai-nilai mendasar guna menjawab kebutuhan komunitas untuk menonton film di luar bioskop komersial. Direktur Eksekutif YAAI Susilo Adinegoro mengatakan, kebersamaan bisa terbangun ketika menonton film. Oleh karena itu, Sinema Sang Akar hadir dan mewadahi hal tersebut.

“Sinema Sang Akar merupakan tempat orang-orang–bisa secara kolektif–datang membawa film dan menonton film tersebut sesuai kebutuhan mereka,” demikian keterangan Susilo yang populer dengan nama sapaan “Pakde Sus” ini.

Menurut Pakde Sus, setelah menonton, acara bisa dilanjutkan dengan mendiskusikan film tersebut. Pasalnya, Sinema Sang Akar adalah ruang bersama yang dirancang bukan sekadar untuk menyaksikan film, melainkan juga untuk menjadi ruang diskusi yang produktif dan terbuka untuk berkomunikasi dan berbagi pengetahuan.

Penampilan kawula muda didikan Sanggar Anak Akar pada Ulang Tahun Ke-23 YAAI, di Studio Akar, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (22/11).

“Sinema Sang Akar menjadi tempat alternatif pemutaran film di luar bioskop komersial yang ada saat ini. Tempat ini terbuka untuk publik, baik melalui program pemutaran film maupun secara berkelompok dengan melakukan reservasi terlebih dulu,” tutur Pakde Sus.

Sinema Sang Akar mampu menampung sekitar 25 orang. Seperti bioskop pada umumnya, ada aturan tata tertib saat menonton film, antara lain tidak boleh membunyikan telepon genggam, tidak boleh makan dan minum di ruang sinema, serta tidak boleh mengobrol yang dapat mengganggu penonton lain.

Direktur Eksekutif Yayasan Anak Akar Indonesia (YAAI), Susilo Adinegoro di dalam ruang Sinema Sang Akar, Rabu (22/11).

Selain fasilitas ruangan kedap suara dan tempat duduk yang nyaman, Sinema Sang Akar juga memiliki sistem suara dengan kualitas yang relatif memadai sebagai gedung bioskop. Anda yang tertarik merasakan sensasi baru menonton sekaligus berdiskusi film, dapat mencoba menyambangi Sinema Sang Akar.

Jangan khawatir, lokasi gedung bioskop ini cukup strategis dan mudah dijangkau dengan transportasi publik. Dari Stasiun Tebet, Anda bisa berjalan kaki sekitar 15 sampai 20 menit atau naik angkot dan berjalan kaki sekitar 5 menit ke gedung ini.

Reservasi dapat Anda lakukan dengan menghubungi Sinema Sang Akar, melalui nomor telepon 021 – 83709039, dan Kontak layanan pelanggan dengan nomor telepon 082178785600. (whm)