Saya Telah Beramal Dengan Biola Saya

Saya Telah Beramal Dengan Biola Saya

Surabaya, 6 November 1973 – Pada peringatan ke-45 Hari Sumpah Pemuda di halaman Makam Pahlawan Nasional WR. Soepratman pencipta lagu Kebangsaan Indonesia Raya, di jalan Kenjeran, Surabaya pada tanggal 31 Oktober 1973 telah dibacakan riwayat hidup WR. Soepratman dan pesan terakhir almarhum.

Pesan terakhir WR. Soepratman dibacakan oleh Oerip Kasansengari, keluarga terdekat almarhum yang masih hidup dan bertempat tinggal di kota Surabaya. Ia katakan pada waktu menengok WR.soepratman di rumahnya, pencipta lagu “Indonesia Raya” tersebut berkata kepadanya.

“Mas nasibku sudah begini. Inilah yang disukai oleh penjajah. Pemerintah Belanda. Biarlah saya meninggal, ikhlas. Saya tokh sudah beramal dengan caraku, dengan biola saya. Saya yakin Indonesia pasti merdeka”.

Menurut Oerip Kasansengari, WR. Soepratman ditangkap oleh pihak polisi PID dan ditahan dipenjara Kalisosok, Surabaya gara-gara lagu ciptaannya berjudul “Matahari Terbit” dinyanyikan oleh pandu-pandu KBI di muka corong radio NIROM di Surabaya pada tanggal 7 Agustus 1938. penahanan di penjara itu telah menyebabkan penyakit jantung WR. Soepratman kambuh lagi.

WR. soepratman meninggal di Surabaya pada tanggal 17 Agustus 1938 di rumahnya di jalan Mangga No. 21, Lingkungan Tambaksari, Surabaya. (SH)