NovoFlex Luncurkan Proses Pendisrupsi-Industri untuk Pembuatan Kartu SIM bagi Telco Industry

NovoFlex Luncurkan Proses Pendisrupsi-Industri untuk Pembuatan Kartu SIM bagi Telco Industry

NovoFlex (Ist)

SHNet, SINGAPURA Inovator kartu pintar yang berbasis di Singapura, NovoFlex, Rabu (1/11) meluncurkan Secure Authenticable Identification Laminates (sAiL)TM, sebuah terobosan baru untuk mendefinisikan ulang bagaimana chip sirkuit terintegrasi (IC) akan ditanamkan ke dalam kartu SIM yang saat ini digunakan dalam sektor telekomunikasi.

Novoflex bermitra dengan produsen kartu pintar Eastcompeace di India dan CIPTA di Indonesia untuk menerapkan chip IC dalam kartu SIM yang dikeluarkan oleh operator seluler besar di kedua negara ini.

Proses ini meninggalkan metode tradisional pembuatan kartu SIM, dengan menghilangkan dua langkah besar, yakni pengemasan dan penanaman modul. Bentuk yang fleksibel dari sAiLTM , berupa foil plastik tipis, membuatnya mudah untuk diintegrasikan ke berbagai peralatan lain sesuai kebutuhan sehari-hari.

Peralatan ini lebih mudah dan praktis karena teknologi yang digunakan memungkinkan terjadi penghematan energi, kompatibel dengan mesin produksi kartu yang sudah ada. Dengan demikian, sAiLTM dapat langsung diintegrasikan ke dalam proses pembuatan kartu pintar.

Rajnish Giri, Direktur Pelaksana Eastcompeace India Pvt Ltd, mengungkapkan bahwa penemuan teknologi seperti ini sangat berharga. “Eastcompeace bangga karena sudah menjadi pengadopsi dini teknologi dan proses baru yang inovatif. sAiLTM menunjukkan lompatan kemajuan yang menakjubkan dalam proses produksi kartu SIM. Kami juga sangat menantikan kemungkinan penggunaan sAiLTM di luar sektor telekomunikasi,” katanya.

CEO CIPTA, Steven Chandra mengatakan misi perusahaannya adalah memanfaatkan inovasi untuk memberdayakan orang-orang yang berkemampuan biasa saja. “Didorong dengan inovasi, dalam beberapa tahun terakhir, aplikasi untuk kartu pintar telah berkembang luas di berbagai industri. Teknologi seperti sAILTM merupakan teknologi yang “mengubah permainan”, dan kami senang bekerja sama dengan mitra strategis seperti NovoFlex untuk membantu kami melihat masa depan yang lebih cerah dan lebih berani,” katanya.

Proses ini telah berhasil dipatenkan di 20 negara, dan di sejumlah negara lain sedang diproses. Kemajuan teknologi ini menarik minat dari vendor-vendor kartu SIM besar di seluruh dunia. Meskipun permintaan awal untuk sAILTM diperkirakan berasal dari sektor telekomunikasi, NovoFlex sudah bekerja dengan para pemain industri utama untuk menerapkan teknologi sAiLTM pada kartu perbankan dan yakin bahwa penggunaannya akan meluas hingga ke sektor transportasi dan Internet of Things (IoT) dalam waktu singkat.

CEO NovoFlex, Dr. Eric Ng, mengatakan NovoFlex adalah penyedia teknologi yang membuat orang menjadi lebih cerdas. “sAiLTM memungkinkan otentikasi yang aman, dan meskipun aplikasi langsungnya adalah dalam bidang telekomunikasi, fleksibilitas teknologi ini memungkinkan kami untuk melihat kemungkinan yang jauh lebih luas lagi,” katanya.

Novoflex adalah perusahaan yang berbasis di Singapura dan berfokus pada upaya mendorong inovasi dalam industri kartu pintar. Perusahaan ini bermitra dengan ekosistem perusahaan – pembuat chip terintegrasi, perusahaan pembayaran, produsen peralatan, perusahaan perakitan dan pengujian, dan penyedia kartu pintar untuk menggulirkan teknologi berpatennya untuk bidang telekomunikasi, perbankan, dan industri transportasi, dan juga untuk aplikasi dalam bidang aplikasi Internet of Things (IoT). (IJ)