NATO Harapkan Dukungan Global Tekan Korea Utara

NATO Harapkan Dukungan Global Tekan Korea Utara

Ist

SHNet, SEOUL – Tanggapan global diperlukan untuk menangani serangan rudal jarak jauh Korea Utara yang mampu mencapai Amerika Utara dan Eropa, kata Kepala Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization  (NATO), Rabu, 1 Nopember 2017, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Nasional Korea Selatan, Yonhap News Agency, Kamis (2/11).

“Ini adalah ancaman global, ini adalah tantangan besar bagi Republik Korea yang begitu dekat, tapi ini juga merupakan tantangan bagi negara-negara lain di dunia karena Korea Utara sekarang mengembangkan rudal jarak jauh yang lebih mampu menjangkau Amerika Utara dan Eropa, “Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Kang Kyung-wha.

“Ini adalah contoh lain bahwa keamanan saling terkait dan ancaman global memerlukan tanggapan global,” kata politisi Norwegia tersebut kepada kepala NATO.

“Oleh karena itu kita harus melihat bagaimana kita dapat bekerja sama menghadapi tantangan global” seperti berkembangnya senjata nuklir, terorisme dan keamanan dunia maya, katanya. “ROK adalah salah satu mitra terpanjang NATO di luar Eropa dan dengan ketegangan dan tantangan yang berkaitan dengan Korea Utara dan banyak isu lainnya, penting bagi kita untuk memperkuat dan mengembangkan kemitraan kita.”

Kang memuji dukungan kuat aliansi militer tersebut untuk Korea Selatan melawan latar belakang ancaman nuklir dan rudal Korea Utara. “Tahun 2017 sangat menantang dalam hal banyak provokasi … kami tentu sangat berterima kasih atas dukungan kuat NATO dalam menghadapi provokasi ini,” katanya. “Kami membutuhkan dukungan dari masyarakat internasional untuk menyesuaikan diri dengan ancaman keamanan global yang terus meningkat ini.”

Kepala NATO mengunjungi Seoul untuk membahas masalah nuklir dan rudal Korea Utara serta kemitraan dengan Korea Selatan. Kunjungannya menandai perjalanan kedua kalinya ke Korea Selatan oleh sekretaris jenderal aliansi militer antara negara-negara Amerika Utara dan Eropa.(Aju)