Kebakaran Pabrik Kembang Api, Tinggal Satu Korban Yang Belum Diketahui Identitasnya

Kebakaran Pabrik Kembang Api, Tinggal Satu Korban Yang Belum Diketahui Identitasnya

SHNet, Jakarta –  Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Kombes Polisi Sumirat Dwiyanto menjelaskan bahwa kini tinggal satu jenazah lagi korban peristiwa kebakaran Gudang PT Panca Buana Cahaya, yang belum teridentifikasi.

“Tinggal satu jenazah yang belum teridentifikasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat segera dapat diketahui identitasnya,” kata Kombes Sumirat, dalam pesan singkat, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Menurut Sumirat, ada lima jenazah perempuan yang berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) pada Rabu yakni atas nama Pariyah, Emuh Binti Saran, Sani Binti Usih, Sugiyati dan Macih.

Dengan demikian, hingga Kamis ini sudah ada sebanyak 45 jenazah yang terdiri atas 32 jenazah perempuan dan 13 jenazah laki-laki yang telah teridentifikasi.

RS Polri sendiri telah menerima 47 kantong jenazah yang terdiri atas 44 kantong berisi jenazah dan tiga kantong berisi beberapa bagian tubuh.

Seperti diketahui, sebuah gudang kembang api, PT Panca Buana Cahaya, terbakar kemudian meledak yang menewaskan puluhan orang di kompleks Pergudangan 99 Kosambi Tangerang Banten, Kamis (26/10), sekitar pukul 08.30 WIB.

Polisi mencatat korban yang meninggal dunia sebanyak 48 orang dan korban luka sebanyak 45 orang, sedangkan total pekerja mencapai 103 orang.

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga tersangka kebakaran gudang petasan tersebut

Ketiga tersangka yakni pemilik gudang PT Panca Buana Cahaya Sukses Indra Liyono, Direktur Operasional Andria Hartanto, dan tukang las Suparna Ega.

Penyidik telah menahan Indra dan Andria, sedangkan Suparna belum diketahui keberadaannya lantaran polisi belum bisa memastikan Suparna termasuk korban meninggal dunia atau tidak. (MH)