Indonesia Ketinggalan 20 Tahun Dibidang Pertanian

Indonesia Ketinggalan 20 Tahun Dibidang Pertanian

Jakarta, 21 November 1973 – Ketua IGGI Drs. Pronk menerangkan, Rabu bahwa penelitian dibidang pertanian di Indonesia sekarang ini harus menjadi prioritas, sebab Indonesia ketinggalan 20 tahun dalam bidang ini.

Demikian dikatakan Pronk, setelah pertemuannya dengan Menteri Negara Urusan Riset Prof. Sumitro di gedung Sekneg.
Atas pertanyaan, Pronk menerangkan dibidang lain seperti industri dan lembaga ilmiah riset masih perlu diperkembangkan.

Teknologi makanan
Menteri Urusan Research Sumitro atas pertanyaan menjelaskan, dalam bidang teknologi makanan perlu diadakan riset yang intensif.

Sumitro menerangka, juga disinggung mengenai masalah penduduk dan tanah, urbanisasi dll yang banyak menimbulkan ketegangan.

Untuk melancarkan usaha riset dibidang pertanian, Sumitro lebih cenderung untuk bekerjasama secara bilateral dengan Belanda dan Inggris, juga melalui IGGI karena Belanda dapat diterapkan di Indonesia.

Riset dibidang industri kecil dan menengah perlu ditingkatkan karena industri besar sudah memiliki bagian riset. (SH)