IKEA Berkolaborasi dengan HAY Luncurkan YPPERLIG Collection

IKEA Berkolaborasi dengan HAY Luncurkan YPPERLIG Collection

Rolf and Mette Hay, pendiri HAY Company

SHNet, JAKARTA – Peritel perabot asal Swedia, IKEA, meluncurkan koleksi terbaru “YPPERLIG” di Indonesia.

Koleksi ini merupakan hasil kolaborasi IKEA dengan perusahaan desain asal Denmark, HAY, yang menawarkan koleksi perabot dasar yang sesuai dengan kebutuhan gaya hidup modern.

Dengan mengombinasikan material, warna, dan teknik produksi, YPPERLIG Collection dikemas dalam desain kontemporer yang tak lekang oleh zaman. Desain minimalis YPPERLIG Collection dapat semakin memaksimalkan ruangan yang ada dengan tidak melupakan fungsi dan kenyamanan dari setiap produknya. Ini adalah salah satu solusi IKEA dalam Hidupkan Rumah.

YPPERLIG dianggap menjawab kebutuhan dan keinginan keluarga modern Indonesia akan desain perabot rumah yang minimalis, fungsional, dan tidak termakan oleh zaman.

Koleksi ini bervariatif dari perabot ukuran besar seperti YPPERLIG three-seat sofa-bed dan YPPERLIG coffee table hingga perabot ukuran kecil seperti YPPERLIG candle holder dan tas belanja iconic IKEA yang didesain khusus bernama YPPERLIG carrier bag.

Eliza Fazia, Country Marketing Manager IKEA Indonesia mengatakan, pihaknya sangat antusias untuk memperkenalkan koleksi YPPERLIG kepada keluarga Indonesia. Dengan mengusung tema ‘The Beauty of Basics’, rangkaian produk ini menonjolkan rangkaian perabot rumah tangga dasar yang fungsional dan awet. “Lewat hasil kolaborasi ini, kami berharap untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup keluarga modern Indonesia. Simple dan cantik. Kolaborasi ini merupakan hubungan mutualisme bagi IKEA dan HAY dalam menghasilkan karya yang tak termakan oleh zaman,” katanya.

Mette dan Rolf Hay adalah duo suami-istri di balik perusahaan desain HAY. Didirikan di Kopenhagen Denmark pada tahun 2002, HAY berfokus untuk menciptakan perabot dengan nuansa kehidupan. Pasangan ini mendapatkan inspirasi dari berbagai tempat seperti arsitektur hingga fesyen. Semua desain karya mereka mempunyai benang merah yang sama yaitu nuansa kontemporer. Hal ini lah yang membuat IKEA dengan mudah memilih mereka untuk berkolaborasi.

Eliza menambahkan bahwa dalam kolaborasi ini kedua pihak saling menguntungkan dengan memanfaatkan kreativitas dan pengalaman melalui kemitraan yang kuat. Sementara IKEA memiliki pengetahuan mendalam seputar produksi, HAY sangat menyukai desain, dan YPPERLIG adalah hasil dari kombinasi ini. (CJ)