Grand Master Lioe Nam Khiong Jalani Ujian Kenaikan DAN IX di Seoul

Grand Master Lioe Nam Khiong Jalani Ujian Kenaikan DAN IX di Seoul

UJIAN - Pembina UTI Pro dan YUTI, Grand Master Lioe Nam Khiong (keempat dari kanan) bersama enam master asal Indonesia berpose usai mengikuti ujian kenaikan DAN, di KUKKIWON (World Taekwondo Headquarter) di Seoul, Korea Selatan, akhir pekan lalu. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Pembina Yayasan Universal Taekwondo Indonesia YUTI  dan Universal Taekwondo Indonesia UTI Pro, Grand Master Lioe Nam Khiong menjalani ujian kenaikkan DAN IX, di KUKKIWON (World Taekwondo Headquarter) di Seoul, Korea Selatan, Jumat (10/11).

 “Ujian kenaikkan tingkat dari DAN VIII ke DAN IX ini cukup berat dan tidak mudah karena melewati serangkaian test yang dilaksanakan para instruktur di KUKKIWON , kata Grand Master Lioe Nam Khiong saat dihubungi Minggu (12/11).
Seperti diketahui, DAN IX merupakan tingkat tertinggi dalam ilmu beladiri Taekwondo. “Bagi saya bisa mengikuti ujian  kenaikkan DAN ini adalah anugerah dalam kehidupan saya ,” jelas Lioe Nam Khiong yang sudah menekuni beladiri ini selama 44 tahun, sejak 1973, ketika Taekwondo pertama kali masuk ke Indonesia melalui kota Medan.
Menurut Lioe Nam Khiong, mengikuti ujian  kenaikkan DAN dijadikan sebagai pemicu untuk terus mengembangkan olahraga Taekwondo di Indonesia.
“Saya tidak pernah berhenti untuk terus mengembangkan olahraga Taekwondo bersama UTI Pro,” kata Lioe Nam Khiong. Selain Grand Master Lioe Nam Khiong , 6 Master dari UTI Pro juga mengikuti Ujian Kenaikkan DAN tinggi di KUKKIWON.
Keenam Master tersebut Lamting, Ganis Hartono, Rizon  Oktalybsa, Suwandi Gunawan, Billy Komara dan Azhari dari DAN VII ke DAN VIII.
Sesuai Regulasi di KUKKIWON untuk ujian kenaikkan DAN 7 ke DAN VIII minimal harus aktif berkecimpung 8 tahun. Sedangkan dari DAN VIII ke DAN IX 9 tahun.
Grand Master Lioe Nam Khiong optimis seluruh perwakilan UTI Pro yang mengikuti ujian DAN tersebut lulus. “Saya optimistis para perwakilan UTI Pro lulus dalam mengikuti ujian kenaikkan DAN,” tutur Lioe Nam Khiong.  (Nonnie Rering)