Caleg Perempuan Wajib Masuk Nomor Urut Tiga Besar

Caleg Perempuan Wajib Masuk Nomor Urut Tiga Besar

Ilustrasi/Ist

SHNet, Jakarta – Negara terus berupaya meningkatkan kepesertaan perempuan dalam politik. Salah satu bentuk penguatan kepesertaan perempuan tersebut diatur dalam UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Kasubdit  Fasilitasi Pendidikan Etika dan Budaya Politik pada Direktorat Poldagri Direktorat Jenderal Polpum Cahyo Ariawan dalam diskusi politik di Hotel Losari, Jakarta Pusat, Kamis (23/11) mengatakan, dalam UU Pemilu diatur perempuan harus masuk dalam nomor urut tiga besar.

“Jadi dari nomor urut 1, 2, dan 3, satu diantaranya harus perempuan. Kalau tidak perempuan tidak bisa. Kalau ada yang seperti itu ke dapan, bapak dan ibu bisa melaporkannya,” ujarnya dalam diskusi bertajuk “Pemuda dan Politik”.

Namun demikian, Cahyo mengakui, siapapun yang jadi anggota legislatif ke depan harus mendapatkan suara terbanyak. “Jadi walaupun calon perempuan sudah masuk dalam nomor urut 1,2, dan 3, dia tetap harus mendapatkan suara terbanyak karena sistem pemilihannya tetap proporsional terbuka,” katanya. (TH)