Broadcom Dikabarkan Tertarik Beli Qualcomm

Broadcom Dikabarkan Tertarik Beli Qualcomm

Ilustrasi / digitaltrends.com

SHNet, Singapura – Pengambil-alihan chipmaker terbesar yang pernah ada bisa saja terjadi dalam waktu dekat ini. Sumber-sumber yang mengetahui hal tersebut memberitahu Bloomberg bahwa Broadcom, perusahaan produsen sirkuit terpadu untuk komunikasi jalur lebar sedang menjajaki kemungkinan mengakuisisi produsen semikonduktor pesaingnya, Qualcomm.

Perwakilan Broadcom dilaporkan tengah berbicara dengan penasihat perusahaan mengenai kesepakatan potensial tersebut. Namun hingga saat ini belum ada keputusan yang diambil dan tidak ada jaminan bahwa kesepakatan akan terwujud.

Nilai saham di Qualcomm naik hampir 14 persen pada berita tersebut. Sementara saham Broadcom, diperdagangkan hampir 6,5 persen. Qualcomm memiliki pangsa pasar sekitar $ 92 miliar atau setara dengan RP 1241 triliun sedangkan Broadcom bernilai hampir $ 113 miliar.

Qualcomm mengumumkan lebih dari setahun yang lalu bahwa pihaknya akan membeli perusahaan NXP Semiconductors seharga $ 47 miliar. Akan tetapi kesepakatan itu menemui rintangan pada peraturan di Eropa dan penolakan dari pemegang saham yang percaya bahwa hal tersebut akan menurunkan nilai NXP.

Qualcomm juga sedang berada di tengah pertarungan hukum yang mahal dengan Apple yang sudah mulai membebani perusahaan tersebut. Dalam laporan pendapatan terbarunya, keuntungan perusahaan turun 90 persen dan pendapatan turun 4,5 persen. Namun saham tetap stabil, karena permintaan prosesor mobile Snapdragon Qualcomm terus mengesankan.

Informasi terbaru lainnya, Broadcom mengungkapkan awal pekan ini bahwa pihaknya memindahkan kantor pusatnya dari Singapura ke AS. (HNP)