Broadcom Ajukan Prakarsa Penawaran Senilai $ 105 Miliar

Broadcom Ajukan Prakarsa Penawaran Senilai $ 105 Miliar

Ilustrasi / telegraph.co.uk

SHNet, Singapura – Setelah beredar rumor sebelum akhir pekan lalu, Broadcom kini telah secara resmi mengajukan tawaran senilai $ 105 miliar untuk membeli Qualcomm. Jika kesepakatan berhasil, perusahaan gabungan tersebut akan menjadi produsen chip terbesar ketiga di dunia, yakni di belakang Intel dan Samsung Electronics.

Prakarsa penawaran dari Broadcom adalah $ 70 terdiri dari $ 60 tunai dan $ 10 per saham untuk membeli Qualcomm yang merupakan pembuat chip ponsel terbesar di dunia, tapi tentu saja tidak ada jaminan bahwa sebuah kesepakatan akan terwujud. Nilai saham di Qualcomm naik hampir 18 persen pada berita Senin (6/11) pagi waktu setempat. Sementara saham Broadcom juga diperdagangkan meski tidak agresif. Qualcomm memiliki pangsa pasar sekitar $ 95 miliar tercatat sementara Broadcom bernilai hampir $ 113 miliar.

Qualcomm mengumumkan lebih dari setahun yang lalu bahwa pihaknya akan membeli perusahaan NXP Semiconductors seharga $ 47 miliar. Akan tetapi kesepakatan itu menemui rintangan pada peraturan di Eropa dan penolakan dari pemegang saham yang percaya bahwa hal tersebut akan menurunkan nilai NXP. Sudah diketahui bahwa proposal pengambilalihan Broadcom terlepas dari hasil penawaran Qualcomm untuk membeli NXP.

Qualcomm juga berada di tengah pertempuran hukum yang mahal dengan Apple sehingga merugikan perusahaan. Dalam laporan pendapatan terbarunya, keuntungan perusahaan turun 90 persen dan pendapatan turun 4,5 persen. Namun saham tetap stabil, karena permintaan mobile processors Snapdragon Qualcomm terus mengesankan. (HNP)