Aluminium Foil Dapat Meningkatkan Jangkauan dan Keamanan Router Wi-Fi Anda

Aluminium Foil Dapat Meningkatkan Jangkauan dan Keamanan Router Wi-Fi Anda

Algoritma tertentu dapat mencetak reflektor berbentuk kustom untuk konfigurasi apapun

ilustrasi / ist

SHNet, Delft – Jika masih ingat, dulu mungkin pernah melihat orangtua kita membungkus kertas timah di antena TV jenis ‘rabbit ears’ agar saluran TV nasional sedikit menjadi lebih jernih. Hasil dari trik kecil ini sepele tapi paling baik dan biasanya membutuhkan beberapa pemakaian foil sampai tayangan TV terlihat sudah mantap.

Tapi belum lama ini peneliti di Dartmouth University telah menemukan bahwa aluminium foil ini tidak hanya akan meningkatkan jangkauan, penerimaan dan kecepatan sinyal WiFi, namun juga dapat membentuknya dengan cara yang membuat router Anda lebih aman. Namun metode yang dijelaskan pada kertas mereka tentu sangat berbeda dari kata orangtua kita.

Alih-alih meletakkan alumunium foil langsung pada antena router, periset malah menggunakan bentuk cetak 3D yang dilapisi aluminium dan meletakkannya di sekitar atau di belakang antena.

Reflektor 3D dapat dibentuk secara custom agar sesuai dengan desain router untuk membentuk sinyalnya dengan spesifikasi yang tepat. Misalnya, Anda bisa mencetak satu bentuk yang menghalangi sinyal agar tidak keluar jendela namun meningkatkan jangkauan, kecepatan dan keandalan di dalam ruangan tertentu di rumah. Dan kabar terbaiknya, untuk penerapan ini harganya murah dan efektif.

“Dengan investasi sederhana sekitar US$ 35 dan menentukan persyaratan cakupan, sebuah reflektor nirkabel dapat dibuat khusus untuk mengungguli model antena yang harganya ribuan dolar,” jelas profesor Dartmouth dan pimpinan proyek Xia Zhou kepada EurekaAlert.

Untuk membuat perangkat pendukung antena, Zhou dan rekan-rekannya mengembangkan sebuah program perangkat lunak yang disebut WiPrint. Dengan memasukkan persyaratan bentuk sinyal yang diinginkan, aplikasi akan membuat gambar yang dapat dicetak 3D. Setelah dicetak, Anda hanya perlu membungkusnya dengan kertas timah.

Mereka belum merilis perangkat lunak dan belum mengumumkan tanggal kapan perangkatnya akan tersedia. Namun, tim tersebut akan mempresentasikan penelitian dan perangkat lunaknya di ACM’s BuildSys 2017 di Delft, Belanda hari ini waktu setempat. (HNP)