Yos Suprapto: Berhenti Memunggungi Laut dan Kembali Ke Budaya Maritim

Yos Suprapto: Berhenti Memunggungi Laut dan Kembali Ke Budaya Maritim

SHNet, Jakarta – Lukisan 15 kapal dagang VOC yang terpampang di salah satu sudut ruangan menjadi salah satu lukisan yang mengundang perhatian pengunjung pameran lukisan bertajuk “Arus Balik Cakrawala 2017” yang digelar Yos Suprapto di Gedung D, Galeri Nasional Indonesia, Jl Medan Merdeka Timur 14, Gambir, Jakarta Pusat.

Yos Suprapto menjelaskan, dengan lukisan tersebut dia ingin menarasikan sebuah visualisasi bahwa hanya dengan 15 kapal dagang VOC berhasil melakukan pendudukan di bumi Nusantara ini hingga 350 tahun lamanya.

Ia menambahkan, hasil penelitiannya di Banyuwangi dan Indonesia Timur, baik di dataran pegunungan maupun pesisir selama setahun menunjukkan ada sebuah mata rantai budaya yang hilang. Yakni kekuatan budaya bahari yang lenyap ketika kerajaan-kerajaan besar Nusantara mulai memunggungi laut akibat konflik antardaerah dan kedatangan kekuatan kolonial.

Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan ketika membuka pameran mengatakan, “Lukisan-lukisan Yos selain menyiratkan keprihatinan kondisi sosial, dalam pameran kali ini juga memperlihatkan harapan. Inilah yang tergambar dalam seri lukisan berjudul “Arus Balik” yang sekaligus juga menjadi tajuk pamerannya”.

Yos, menurut Fay (red: sapaan akrab Dirjen Kebudayaan) seperti mau menunjukkan kekuatan budaya maritim bangsa kita sebagai harapan masa depan. Pandangan ini bisa dibenarkan lewat sejarah.

Dalam keprihatinan ini juga terletak harapan akan “arus balik” ke masa depan yang lebih baik. Arus balik itu hanya akan terwujud apabila kita berhenti memunggungi laut dan kembali menghidupkan budaya maritim. Imajinasi visual tentang revitalisasi budaya maritim inilah yang disuarakan oleh Yos dalam seri karya “Arus Balik.

Sejak pembukaan hingga H-2 penutupan, pameran lukisan ini telah dihadiri hampir 2000 pengunjung. Selain Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang hadir dan membuka acara, pameran ini juga dihadiri oleh Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan.

Pameran tunggal karya-karya Yos Suprapto tersebut digelar dan dibuka untuk umum terhitung sejak tanggal 14 September dan akan ditutup besok, pada tanggal 3 Oktober 2017. (Siti Rubaidah)