SHNet Ramaikan Kejuaraan Bulutangkis Djarum Antarmedia 2017

SHNet Ramaikan Kejuaraan Bulutangkis Djarum Antarmedia 2017

JURNALIS - Ketua SIWO DKI Jaya, Hari Buhari (dua dari kanan) mengatakan, keikutsertaan para jurnalis dalam turnamen rutin tiap tahunnya itu dimaksudkan agar para jurnalis lebih berwarna dalam menulis maupun memberikan komentarnya terhadap perkembangan prestasi bulutangkis di tanah air. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, JAKARTA – Total 80 media akan bersaing di Kejuaraan Bulutangkis Djarum Antarmedia 2017 yang digelar Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung di tiga zona. Untuk zona Indonesia Barat yang melingkupi peserta media di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Sumatera akan berlangsung di GOR Remaja Tanah Abang, 3-5 Oktober mendatang.

Sedangkan untuk zona Indonesia Tengah yang meliputi peserta media di wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta dan Kalimantan akan digelar di GOR Djarum Magelang, 11-12 Oktober 2017. Terakhir, Zona Indonesia Timur melingkupi peserta media di wilayah Jawa Timur, Nali, NTT, NTB, Sulawesi, Maluku dan Papua dimainkan di GOR Sudirman, Surabaya, 18-19 Oktober.

Menurut Budi Darmawan, Manajer Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, pelaksanaan kejuaraan ini masih mengusung semangat yang sama dalam rangka mengakrabkan dan menjalin hubungan yang harmonis dengan media.

“Kejuaraan Antarmedia seperti yang telah dilaksanakan sejak 2007, dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang lebih baik. Mungkin ada kompetisi yang menjadikan ketegangan sesama peserta, tapi itu wajar sebagai resiko dari persaingan dalam sebuah kompetisi,” ujar Budi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Sementara, Ketua SIWO DKI Jaya, Hari Buhari mengatakan, keikutsertaan para jurnalis dalam turnamen rutin tiap tahunnya itu dimaksudkan agar para jurnalis lebih berwarna dalam menulis maupun memberikan komentarnya terhadap perkembangan prestasi bulutangkis di tanah air.

“Jadi jurnalis bukan hanya sekedar menulis maupun menjadi komentator saja. Namun, jika mereka ikut bertanding setidaknya dapat menyelami lagi agar tulisannya lebih berwarna,” tandasnya.

Kompetisi akan diawali dari Zona Indonesia Barat yang akan diikuti TVRI Pusat, TVRI Jabar, Trans TV, Net TV, Trans 7, TV RCTI, SCTV, Metro TV, Kompas TV, I News, Beritasatu TV, Rajawali TV, CNN Indonesia, Republika, Koran Sindo, Pikiran Rakyat, TopSkor, Jawa Pos Jakarta, Rakyat Merdeka, Pos Kota, Harian Indonesia, Harian Kontan, Suara Merdeka Jakarta, Sumatera Expres Palembang, Waspada Medan, Aku Anak Saleh, Majalah Info Bank, Majalah Investor, Majalah Petro Energy dan Majalah Bulutangkis, sinarharapan.net (SHNet), dan Sportanews.com.

Untuk Zona Indonesia Tengah akan diikuti 18 peserta, sedangkan dari Zona Indonesia Timur akan diikuti 30 peserta. SHNet dijadwalkan akan bertarung pertama pada Selasa (3/10) pagi sebelum Ketua Umum PB PBSI Wiranto secara langsung membuka turnamen itu.  (Nonnie Rering)