Pesona Topeng Nusantara Kota Malang pada Jatim Specta Night Carnival 2017

Pesona Topeng Nusantara Kota Malang pada Jatim Specta Night Carnival 2017

Ratusan seniman dan pelaku wisata dari 30 Kota /kabupaten se Jawa Timur menyuguhkan seni budaya bertemakan topeng di ajang Jatim Specta Night Carnival (JSNC) ke -4, yang digelar di sepanjang Jl Ijen boulevard  Kota Malang, Sabtu (7/10) malam. (Foto: SHNet/EKA)

SHNet, MALANG – Kota Malang  dipercaya sebagai tuan rumah Jatim Specta Night Carnival (JSNC). Pawai kebudayaan terbesar di Jawa Timur itu digelar Sabtu (7/10) malam, di Jl Ijen Boulevard mulai jam 19.00 wib. JSNC ke-4 kali ini mengusung tema Pesona Topeng Nusantara.

Helatan seni ini diikuti 30 perwakilan kota dan kabupaten se Jatim, serta dua daerah di luar Jatim yakni Yogyakarta dan Riau. Tiap  peserta menyuguhkan keanekaragaman seni budaya serta adat sebagai ciri khas masing-masing daerah. JSNC sebelumnya digelar di Ngawi, Banyuwangi dan Blitar.

Kegiatan ini  sekaligus untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Jatim. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, Sinarto mengungkapkan, dari empat kali penyelenggaraan JSNC, ada dampak ekonomi positif yang dirasakan Jatim, khususnya kota penyelenggara. “Kalau tentang wisata, Jatim jagonya. Sekitar 54 juta perjalanan wisatawan ke Jatim,” katanya.

Foto: SHNet/EKA

Setiap aerah memliki kekhasan tersendiri, sehingga memerlukan ruang kreatif untuk memperkenalkan dan mempertahankan eksistensi. Diantaranya melalui pertunjukan-pertunjukan di tengah masyarakat.

Di gelaran ke empat ini, Kota Malang ditunjuk kembali sebagai tuan rumah, lantaran dianggap sukses sebagai penyenggara kegiatan bertemakan seni budaya. Sedang  pemilihan tema Pesona Topeng Nusantara  karena Kota Malang identik dengan kebudayaan tari topeng. ‘’Kota Malang juga dikenal dengan kesenian topeng, sehingga dicoba untuk menunjukkan topeng,’’ ujar Sinarto.

Pawai budaya itu dimulai sekitar pukul 19.00 Wib. Dengan rute start mulai Museum Brawijaya Jl Ijen Boulevard hingga finish di depan kantor Bakorwil Malang Jl Jakarta Kota Malang. Warga masyarakat memadati sepanjang Jl Ijen sejak siang hari. Hujan deras yang sempat mengguyur kota  Malang tak menyurutkan antusias warga menyaksikan pawai JSNC.

Perhelatan JSNC tak sekadar menampilkan aneka topeng dari berbagai daerah. Lebih dari itu, menyuguhkan aneka kesenian dan budaya, diantaranya seni perkusi, campur ari, keroncong muda dan sendratari Sekartaji.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk saling tukar pemikiran soal pengembangan dan strategi peningkatan budaya masing-masing daerah. Selain itu, juga menjadi hiburan seni bagi masyarakat, sekaligus sangat bermanfaat  bagi pelestarian seni Jawa Timur yang beraneka ragam,” beber Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni. (Eka Susanti)

Foto: SHNet/EKA