Permohonan Grasi Soebandrio Masih Di Menteri Kehakiman

Permohonan Grasi Soebandrio Masih Di Menteri Kehakiman

Jakarta, 10 Oktober 1967 – Permohonan grasi Dr. Soebandrio yang telah dijatuhi hukuman mati oleh Mahmillub akhir tahun yang lalu belum disampaikan ke tangan Pejabat Presiden Soeharto sebagai orang terakhir yang akan menentukan diberikan atau tidaknya grasi tersebut.

Menurut keterangan yang diperoleh “SH”, permohonan grasi bekas Waperdam I dalam Kabinet Dwikora itu dewasa ini masih berada ditangan Menteri Kehakiman yang akan memberikan pertimbangan secara politis atas berkas permohonan grasi Dr. Soebandrio.

Juga dikabarkan, bahwa permohonan grasi Dr. Soebandiro tersebut sudah mendapat pertimbangan yuridis dari Mahkamah Agung.

Belum didapat keterangan kapan permohonan grasi tersebut diteruskan kepada Pejabat Presiden Jenderal Soeharto, tetapi mengingat kesibukan Menteri Kehakiman dalam penyusunan Undang-Undang Pemilihan Umum di DPRGR dapatlah juga bahwa permohonan grasi Soebandrio itu masih akan memakan waktu yang agak lama lagi sebelum disampaikan kepada Pejabat Presiden. Seperti diketahui, Dr. Soebandrio baru memutuskan akan meminta grasi kepada pejabat Presiden setelah jangka waktunya hampir habis.

Selama lebih kurang satu bulan (batas waktu permohonan grasi) sejak ia dijatuhi hukuman mati, Dr. Soebandrio masih harus berpikir-pikir dan mempertimbangkan sedalam-dalamnya tentang hak grasinya tersebut dan ia akhirnya memutuskan juga meminta grasi itu kepada Pejabat Presiden Jenderal Soeharto karena grasi baginya adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan jiwanya dari pelaksanaan hukuman mati yang telah dijatuhkan kepadanya oleh Mahmillub. (SH)