Pentingnya Revolusi Mental di Kementerian Koperasi dan UKM

Pentingnya Revolusi Mental di Kementerian Koperasi dan UKM

Ist

SHNet, JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengingatkan jajarannya untuk tidak melupakan program revolusi mental yang telah digagas oleh Presiden Jokowi pada awal masa pemerintahannya. Revolusi mental harus berlandaskan pada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram saat mewakili Puspayoga dalam acara pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Direktur Badan Layanan Umum dan Dewan Pengawas Badan Layanan Umum pada Kementerian Koperasi dan UKM di gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Selasa (10/10).

“Kita diminta untuk kerja keras, kerja bersama, kerja cerdas, tuntas. Dan kita juga diminta tetap menjaga kebersamaan, gotong royong. Tidak ada keberhasilan yang diraih sendiri-sendiri, semua hasil kerja tim,” kata Agus.

Menurut Agus, Menkop dan UKM Puspayoga juga berpesan supaya semua pejabat untuk membentuk tim kerja yang baik dan saling koordinasi dalam mensukseskan program strategis Kemenkop dan UKM.

Tiga program reformasi total koperasi, yakni Reorientasi, Rehabilitasi dan Pengembangan menjadi hal penting yang ditekankan oleh Puspayoga dalam rangka meningkatkan sumbangan koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), maupun meningkatkan rasio kewirausahaan.

“Nah kepada pejabat baru silahkan melakukan improvisasi, yang bagus dilanjutkan, yang kurang diperbaiki. Sekali lagi kami ucapkan selamat, mudah-mudahan kinerja kementerian ini bisa ditingkatkan lebih baik. Dan saya yakin kita bisa,” tandas Agus.

Terkait dengan rotasi pejabat, Agus menilai hal tersebut sebagai hal yang wajar dalam sebuah organisasi kementerian. Hanya saja, dia berharap rotasi ini dapat berdampak pada peningkatan kinerja pejabat di lingkungan kerja Kemenkop dan UKM.

“Di mana cepat atau lambat kita pasti akan mengalami, tentunya saya atas nama Menteri Koperasi dan UKM mengucapkan selamat kepada yang dilantik sebagaimana yang telah diambil sumpah jabatan dan kepada yang diganti kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja samanya dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” ujar Agus.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga melakukan rotasi pejabat berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor : 33/KEP/M.KUKM/X/2017 tentang Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pengangkatan Direktur Badan Layanan Umum dan Pengangkatan Dewan Pengawas Badan Layanan Umum pada Kementerian Koperasi dan UKM.

Rotasi pejabat yang dimaksud, terdiri dari, Rosdiana Veronica Sipayung diangkat sebagai Sekretaris Deputi pada Bidang Produksi dan Pemasaran. Asisten Deputi Pemeriksaan Kelembagaan pada Deputi Pengawasan dipercayakan kepada Moh. Yusuf Choerullah, serta Suparyono sebagai Asisten Deputi Kepatuhan pada Deputi Bidang Pengawasan.

Direktur Keuangan pada Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) dijabat oleh Dewi Nawang. I Wayan Dipta sebagai Ketua Dewan Pengawas LLP-KUKM, Gusti Ayu Bintang Darmawati dan Didyk Choiroel masing-masing sebagai Anggota Dewan Pengawas LLP-KUKM.

Rotasi juga terjadi di tubuh Badan Layanan Umum, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM). Ahmad Nizar diangkat sebagai Direktur Keuangan, Imam Pribadi sebagai Direktur Bisnis, serta Fitri Rinaldi sebagai Direktur Umum dan Hukum.

Untuk jajaran Dewas LPDB-KUMKM, Alexander Zulkarnain diangkat sebagai ketua. Kemudian Annies Said Basalama, Prakoso Budi Susetyo, Nining Sri Astuti, Meliadi Sembiring masing-masing sebagai anggota. (Ali Imron)