KPPPA Gandeng IWAPI Tingkatkan Kualitas Perempuan di Bidang Ekonomi

KPPPA Gandeng IWAPI Tingkatkan Kualitas Perempuan di Bidang Ekonomi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise hadir di Rakernas IWAPI, di Makassar, Jumat (6/10). (Dok. Humas KemenPPPA)

SHNet, Makassar – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan, kaum perempuan dapat mandiri dan berdaya bila diberikan akses dan kesempatan yang sama dalam ekonomi.

“Perempuan mampu membuktikan dirinya mandiri dan berdaya jika diberikan akses dan kesempatan yang sama dalam ekonomi”, ungkap Yohana ketika membuka Rapat Kerja Nasional IWAPI Ke 27 yang berlangsung di Hotel Clarion Makassar, Jumat (6/10).

Kegiatan Rakernas IWAPI Ke 27 yang dilaksanakan secara serentak ini menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman satu sama lain mengenai pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi.

’Keberadaan IWAPI sebagai organisasi non pemerintah yang memiliki kepedulian pada pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi, kiranya dapat memegang peran yang strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas perempuan pelaku usaha, dan membantu mereka untuk memperoleh akses yang besar pada beragam sumberdaya ekonomi. Kami pun terus mengupayakan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi melalui Program Unggulan 3 ENDS atau 3 AKHIRI, yang salah satunya adalah Akhiri Kesenjangan Akses Ekonomi bagi Perempuan. Untuk itu saya optimis IWAPI dapat berseinergi dengan Kemen PPPA dalam memberdayakan kaum perempuan, “ ujarnya.

Ia menambahkan melalui Rakernas kali ini, diharapkan dapat menghasilkan berbagai buah pemikiran dan rekomendasi strategis, baik bagi organisasi IWAPI, maupun bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi.

“Saya juga berharap kiranya pengurus IWAPI di daerah dapat menjalin kerjasama dan bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan yang ada di seluruh provinsi dan kabupaten/kota dalam upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas para perempuan pelaku usaha, terutama usaha mikro. Sehingga, pada akhirnya dapat mempercepat terwujudnya perempuan yang sejahtera secara merata di semua daerah,” tutur Yohana. (Stevani Elisabeth)