Kehadiran Pembalap Indonesia Bikin Unik Le Mans

Kehadiran Pembalap Indonesia Bikin Unik Le Mans

HADIR - Kali kedua pembalap Indonesia Barrichello Noor (Riser ShaDaff Motorsport) hadir lagi di Le Mans pada ajang World Cup IAME 2017 dengan nomor kart 392. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, LE MANS – Sirkuit Le Mans atau Circuit de la Sarthe adalah salah satu sirkuit kebanggaan warga Prancis yang letaknya tak jauh dari kota Le Mans, Prancis. Sejak lama, sirkuit ini sudah sangat dikenal karena merupakan salah satu sirkuit terpanjang di dunia, mencapai 13,629 km.

Yang membuat sirkuit ini menjadi legendaris adalah balapan ketahanan 24 Hours of Le Mans yang populer sejak lama dan sangat diminati pembalap dunia. Sirkuit ini pernah juga dipakai untuk balapan Grand Prix F1 Prancis.

Kini lebih banyak dipakai untuk balapan MotoGP dan juga sejumlah balapan ketahanan atau balap motor 500 cc, sejumlah balapan motor dan mobil lokal, dan juga rangkaian kejuaraan dunia karting yang sudah menjadi kalender tetap di arena Le Mans ini.

Tercatat sejumlah pembalap kelas dunia pernah merasakan kerasnya bertarung di trek panjang Le Mans ini. Sebut saja dua pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa yang sama-sama empat kali menang di semua kelas.

Lorenzo tiga kali juara di MotoGP dan sekali di 250 cc, sementara Pedroza sekali juara di MotoGP, dua kali di 250 cc dan sekali di 125 cc. Ini kemenangan terbanyak diantara semua pembalap MotoGP di trek Le Mans ini.

Bagi penggila otomotif, Sirkuit Le Mans bisa jadi merupakan daya tarik tersendiri jika menginjakkan kaki di kota teduh yang jaraknya sekitar empat jam ditempuh dengan jalan darat dengan bis atau sekitar tiga jam dengan jalur kereta dari ibukota Prancis, Paris. Jarak Le Mans dari pusat kota pun tak jauh, hanya sekitar 20 menit dengan mobil.

Barrichello Noor Kembali Lagi

Belakangan, sirkuit Le Mans juga mulai sering dipakai untuk Kejuaraan dunia Gokart IAME. Pada 2016 lalu, satu-satunya pembalap Indonesia yang tampil di Kejuaraan dunia gokart IAME ini adalah Barrichello Noor. Barri –panggilan akrab– Barrichello ini meraih tiket ke IAME Le Mans berkah meraih posisi juara di Kejuaraan Karting X30 Malaysia sepanjang musim 2016 lalu.

Tahun ini pun, Barri yang merupakan pelajar British International School Jakarta ini ikut tampil di kejuaraan serupa pada 11-15 Oktober bersama pembalap Indonesia lain, Prasetyo. Kehadiran pembalap Indonesia di ajang karting IAME Le Mans ini, tentu akan jadi daya tarik tersendiri bagi warga Indonesia yang gila otomotif untuk ikut hadir menyaksikan laga pembalap nasional.

Wisata Le Mans

Tapi, berkunjung ke Le Mans tak melulu soal Sirkuitnya. Banyak keindahan lain yang mampu membuat mata terbelalak. Banyak sekali tempat wisata di Le Mans yang membuat tak akan cukup jika Anda hanya menyisihkan satu atau dua hari berada di kota teduh dan seksi ini.

Ada Castil Abbaye Royale de L’Epau yang ada di kawasan Route de Change yang bernuansa agama dan sejarah. Berkunjung ke sini Anda akan terkagum-kagum dengan karya seni para seniman masa lalu. Ada juga Katedral de Saint-Julien de Mans yang merupakan katedral terbesar di Le Mans yang letaknya di pusat kota. Arsitektur gereja ini benar-benar menakjubkan bagi dari luar maupun dari sisi dalam bangunan.

Benar-benar karya seni arsitektur tinggi akan membuat siapa pun berdecak kagum melihatnya. Yang tak kalah menarik bagi pencinta mobil juga, ada Musée Automobile de la Sarthe yaitu museum yang punya koleksi lengkap berbagai mobil.

Barrichello Noor ketika berlaga pada 2016 lalu di Sirkuit Le Mans dengan nomor kart 306. (SHNet/Nonnie Rering)

Masih banyak lagi tempat-tempat wisata di kota dengan bangunan-bangunan kuno ini seperti kawasan belanja La Fayette yang selalu ramai setiap harinya karena harga-harga barang branded-nya yang miring dan jauh lebih murah ketimbang barang-barang di Paris.

Artinya, tak  harus melulu orang berpikir hanya soal Paris dan Menara Eiffel jika sampai di Prancis. Tapi, Le Mans pun punya keunikan yang tak kalah menarik dibandingkan dengan ibukota Prancis itu.   (Nonnie Rering)