Jurnalis Tiongkok Jelajah Wakatobi

Jurnalis Tiongkok Jelajah Wakatobi

Keindahan Wakatobi menarik perhatian masyarakat Tiongkok. (www.wakatobi.com)

SHNet, Jakarta- Keelokan alam Wakatobi yang telah diviralkan lewat media sosial (medsos), ternyata telah menarik perhatian masyarakat Tiongkok. Mereka mencari informasi tentang Wakatobi melalu medsos

Minggu (1/10) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak 4 media dari Tiongkok mengunjungi pulau Wakatobi melalui program Perjalanan Wisata Pengenalan Minat Khusus (Famtrip,).

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan destinasi wisata bahari Wakatobi yang diharapkan dapat terpublikasikan ke berbagai media di Tiongkok baik media sosial maupun media cetak dan media elektronik seusai mengikuti program ini.

Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu mengatakan, kegiatan promosi melalui Famtrip ini sangat efektif karena peserta memperoleh pemahaman dan pengalaman langsung (seeing is believing) sehingga dapat mendorong minat masyarakat Tiongkok datang berkunjung ke Indonesia.

Ditambahkan pula, untuk mencapai target kunjungan wisman Tiongkok, Kementerian Pariwisata dalam 2 tahun terakhir ini memang agresif mempromosikan 10 destinasi Bali Baru di Tiongkok.

“Wakatobi memiliki terumbu karang yang terindah dunia dengan habitat bawah laut yang jarang ditemui ditempat lain membuat Wakatobi pantas disematkan sebagai surga bawah laut dunia” demikian ungkapan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi, Nandar.

Diungkapkan pula bahwa kegiatan famtrip yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata dengan mengajak awak media dari berbagai negara sangat membantu memperkenalkan Wakatobi kepada wisatawan mancanegara, khusus untuk wisatawan orijinasi Tiongkok yang mana kebanyakan dari mereka sangat jarang bisa berwisata bahari.

“Wakatobi adalah surga bawah laut yang sangat indah yang bila digali lebih sering akan memberikan citra positif terhadap pembangunan pariwisata Indonesia”, tambah Nandar.

Sejak tahun lalu, telah dibuka penerbangan langsung dari 8 kota Tiongkok ke Manado, diharapkan kedepannya bisa dibuatkan rute perjalanan dari Manado – Wakatobi – Manado dimana bisa memangkas jarak tempuh yang cukup meletihkan bagi para wisatawan. (Stevani Elisabeth)