Google Pixel Buds, Menterjemahkan Bahasa Langsung Lewat Suara

Google Pixel Buds, Menterjemahkan Bahasa Langsung Lewat Suara

ilustrasi / slashgear.com

SHNet, San Fransisco – Selama beberapa dekade, berbagai tanyangan film fiksi ilmiah (sci-fi) menunjukkan penggunaan berbagai perangkat terjemahan, yang dapat mengubah secara otomatis antara bahasa pembicara ke bahasa asli pendengarnya. Layaknya alat penterjemah Universal di serial Star Trek hingga matriks terjemahan di mesin waktu film TARDIS, kini perangkat tersebut hadir dalam dunia nyata lewat alat baru milik Google yang diberi nama Pixel Buds.

Perangkat ini berupa dua earbud yang dihubungkan dengan kabel dan terhubung dalam perangkat seluler melalui jaringan Bluetooth. Sama seperti Apple’s AirPods yang dapat digunakan sebagai headphone nirkabel konvensional ke perangkatnya dengan dukungan Bluetooth, Google Pixel Buds juga menyimpan beberapa kemampuan untuk perangkat Android. Google mencatat bahwa penggunaan Pixel Buds sebagai headset memerlukan minimum iOS 10 atau Android 5.0, dan jika user ingin menggunakannya dengan Google Asisten, mereka harus memiliki perangkat Asisten-enabled, Android 6.0 (atau iOS 9.1) akun Google, serta koneksi data.

Jika Anda menginginkan aplikasi penerjemah universal, Anda memerlukan perangkat seluler Google Pixel atau Pixel 2. Bahasa yang didukung adalah: Inggris (AS, Inggris, CA, IN, dan AU), Prancis (FR dan CA), Jerman, Jepang, dan Portugis. Namun ada sedikit kebingungan di sini, di mana halaman dukungan untuk Pixel Buds menyatakan bahwa daftar bahasa yang didukung dapat ditemukan di halaman Google Assistant, tapi halaman bantuan Google Asisten mengatakan bahwa bahasa yang baru tercantum adalah satu-satunya yang didukung dalam aplikasi itu.

Dalam demonya Google mendemonstrasikan kemampuan Pixel Buds lewat dua orang yang berbicara di panggung peluncuran Google Pixel 2 dan Google Pixel 2 XL, (4/10) di Jazz Center. Pixel Buds secara cepat menerjemahkan ucapan bahasa Swedia ke Inggris, lalu sebaliknya dari Inggris ke Swedia, meski sebenarnya perangkat ini mempunyai dukungan 40 bahasa secara keseluruhan.

Sebenarnya ada banyak cara bagi kita untuk belajar bahasa lain, misal melalui program seperti Rosetta Stone, Muzzy dan banyak lainnya. Tapi teknologi yang bisa membuat semua hal yang terkait dengan apa yang kita lakukan selalu tampak tidak terjangkau.

Menggunakan kekuatan Google Translate yang merupakan layanan dasar pada sistem penterjemahan Google, Pixel Buds mencoba mengubah fiksi ilmiah menjadi fakta sains, dengan menterjemahkan bahasa lewat suara. Meski seperti yang kita ketahui ada keterbatasan dalam terjemahan di Google Translate, di mana sering ditemukan terjemahan yang kurang akurat tetapi pengembangan fitur pada perangkat Pixel Buds sebagai penterjemah universal layak ditunggu.

Fakta bahwa Google membatasi teknologi ini ke perangkat Pixel dan Pixel 2 itu berarti akan memakan waktu lebih lama untuk menembus pasar. Namun perusahaan tersebut jelas berencana untuk mendorong pasar ponsel dengan lebih keras, apalagi setelah pembelian aset telepon HTC awal tahun ini. Menjaga kemampuan semacam ini untuk perangkat miliknya sendiri tentu merupakan sebuah langkah cerdas bagi Google daripada mendorongnya keluar untuk digunakan pada perangkat Android pada umumnya. (HNP)