Jelang Akhir Masa Jabatan, Djarot Resmikan 100 RPTRA

Jelang Akhir Masa Jabatan, Djarot Resmikan 100 RPTRA

Ilustrasi

SHNet, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meresmikan 100 Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di Silang Monas Jakarta Pusat (10/10/2017)

Acara peresmian dihadiri pasukan oranye petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), DinasPertamanan, Pemadam Kebakaran, Pegawai Pemerintah Propinsi Jakarta dan Pengelola RPTRA se-DKI Jakarta.

Turut hadir pula, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Saefullah; Sekretaris Daerah Propinsi DKI Jakarta, Kepala SKPD-UKPD, Walikota dan Bupati juga Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Rakyat DKI Jakarta Agustino Darmawan.

RPTRA adalah fasilitas yang diberikan oleh pemerintah propinsi DkI Jakarta dan merupakan program prioritas gubernur sebagai wujud perhatian pemerintahah untuk seluruh warga kota.Berbagai fasilitas; seperti ruang hijau, perpustakaan, lapangan futsal, lapangan bulutangkis diberikan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan utamanya perempuan dan anak-anak.

Tahun 2016 sudah terdapat 70 RPTRA yang diresmikan, dan sampai pertengahan Juni 2017 sudah ada 192 RPTRA. Dan pada 10 Oktober 2017 ini diresmikan dan ditambah 100 RPTRA lagi jumlahnya dengan menggunakan dana APBD propinsi DKI Jakarta tahun 2017. Inilah sebagai upaya mewujudkan Jakarta sebagai “Kota Layak Anak.”

Sebaran 100 RPTRA yang diresmikan malam itu terdiri dari 15 RPTRA di Jakarta Pusat, 20 RPTRA Jakarta Utara, 20 RPTRA di Jakarta Timur, 20 RPTRA di Jakarta Selatan, 20 RPTRA di Jakarta Barat dan 5 RPTRA di KepulauanSeribu.

“Dalam kurun waktu 2012 hingga 2017 Jakarta telah memberikan catatan sejarah yang luar biasa kepada sistem pemerintahan di Indonesia. Selama kurun waktu 5 tahun tersebut Jakarta pernah dipimpin oleh 3 orang Gubernur yang satu dengan yang lainnya tidak bisa dipisahkan dalam meletakkan dasar-dasar pembangunan di DKI Jakarta, yakni sistem nilai dan pengelolaan pemerintah,antara Joko Widodo, diteruskan oleh Basuki Tjahaya Purnama dan saya Djarot Saiful Hidayat kebagian memberi sentuhan akhir,” tegas Djarot dalam kata sambutannya.

Selain simbolis peresmian berupa penandatanganan prasasti acara diisi juga dengan tari – tarian tradisional, teleconference antara gubernur dengan warga di RPTRA di lima wilayah DKI Jakarta dan diakhiri dengan pertunjukan musik yang menamakan diri mereka ‘100 Kibordis Indonesia.***

(Sukir Anggraeni)