Mau Transfer Antar Bank Aman, Mudah dan Gratis?

Mau Transfer Antar Bank Aman, Mudah dan Gratis?

Ilustrasi

SHNet, Jakarta – Transaksi menggunakan bank menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia saat ini. Namun, ada beberapa hal yang dirasa masih memberatkan konsumen ketika bertransaksi, terutama ketika melakukan transaksi menggunakan bank yang berbeda dengan orang yang menerima transaksi. Selama ini konsumen terbebani dengan mahalnya biaya administrasi sekitar Rp 6.500 per transaksi.

Masalah di atas yang melatarbelakangi tiga orang alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI), yakni Rafi Putra Arriyan (Ari), Luqman Sungkar dan Ginanjar Ibnu Solikin membuat sebuah inovasi layanan transfer antar bank yang bebas biaya berbasis web, mobile web serta android. Bahkan kini, mereka sedang mengembangkan versi iOS Flip.

Flip adalah sebuah produk aplikasi yang aman, cepat dan dapat membuat transfer antar bank bebas biaya. Flip bekerja sebagai jembatan transaksi interbank. Untuk keamanan uang pengguna, seluruh perpindahan uang yang terjadi di dalam sistem bank. Untuk keamanan data, semua data personal pengguna dienkripsi dengan menggunakan AES-128 sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak luar. Semua komunikasi antar server juga dienkripsi menggunakan Secure Socket Layers (SSL).

Nah, bagaimana cara kita bisa mengakses Flip?

“Saat ini Flip bisa diakses melalui laman https://flip.id/. Untuk menggunakan layanan Flip, pengguna hanya perlu mendaftarkan diri di laman tersebut dan bisa langsung melakukan kegiatan transfer. Rata-rata transfer memerlukan waktu 10—20 menit dengan jaminan maksimal waktu transfer di bawah 1 jam,” kata Ari.

Menurutnya, Flip dapat mentransfer uang mulai Rp 10 ribu hingga Rp 5 juta setiap hari per akun. Sementara ini, Flip masih membatasi jam operasional transfer mulai pukul 09.00 hingga 19.00 WIB pada Senin hingga Jumat. Sedangkan untuk hari Sabtu, Flip beroperasi mulai jam 09.00 hingga jam 14.00 WIB.

Flip telah membuka jasa transfer bebas biaya dari dan ke rekening 9 bank yaitu Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank BNI, BNI Syariah, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank CIMB Niaga, CIMB Niaga Syariah, Bank Mandiri Syariah dan Bank Muamalat.

“Sekarang segmentasi Flip bergeser ke pelaku bisnis UKM seperti bukalapak dan hijab yang per hari melakukan transaksi hingga ratusan. Kami membuatkan sistemnya untuk meminimalisir human error sehingga memudahkan mereka membayar secara aman, mudah dan lebih murah,” terangnya.

Pengguna Flip tak perlu ragu, karena saat ini Flip telah mengantongi izin usaha dari Bank Indonesia (BI) dengan nomor izin 18/196/DKSP/68. Sedangkan modal pengembangan dan pembiayaan operasional berasal dari Direktorat Inovasi dan Inkubasi UI serta suntikan dari investor.

Flip telah memiliki 90.000 pengguna dengan nilai transfer antar bank senilai 300 Miliar sejak Oktober 2016. (Siti Rubaidah)