Konsep Kode Etik ASEAN di Laut China Selatan Disetujui

Konsep Kode Etik ASEAN di Laut China Selatan Disetujui

Ilustrasi / asiaeducation.edu.au

SHNet, MANILA – Para Menteri Luar Negeri Association of South East Asian Nations (ASEAN) dalam pertemuan di Manila, Philippine, Minggu (6/8/2017), mendukung kerangka kerja berupa kode etik atau Code of Conduct (COC) berperilaku di Laut Cina Selatan (The South East China Sea) atau Laut Philippine Barat (West Philippine Sea).

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Filipina atau Philippine Department of Foreign Affairs  (DFA), Robespierre Bolivar, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Nasional Republik Philippine, Philippine News Agency (PNA), kerangka kerja diharapkan dapat diadopsi pada Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN dan China.

ASEAN beranggotakan 10 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Vietnam, Laos, Kamboja, Thailand, Myanmar, Singapura, Brunai Darussalam, dan Philippine.

Delegasi dari Korea Utara (Korut), Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), Federasi Rusia, Australia, Bangladesh, Canada, China, the European Union, India, Japan, Mongolia, New Zealand, Pakistan, Papua New Guinea, Timor Leste dan Sri Lanka, hadir dalam ASEAN Regional Forum (ARF) di Manila yang berakhir pada Selasa, 8 Agustus 2017.

“Sejauh yang saya tahu, konsensus di ASEAN paling tidak adalah kode etik yang harus dinegosiasikan. Perundingan yang akan terjadi dalam beberapa bulan atau tahun ke depan harus menghasilkan kode etik yang substantif dan efektif,” Bolivar.

Bolivar menekankan Philippine lebih memilih kode etik “mengikat secara hukum” dan efektif yang akan diikuti oleh semua pihak dan mematuhi.

Dikatakan Bolivar, COC ASEAN di South China Sea, merupakan langkah besar menuju realisasi sebuah kode yang efektif. “Itu lebih strategis dari tujuan ASEAN,” tambah Bolivar.

Para menteri luar negeri dari 27 negara berkumpul di Manila, Philippinei menghadiri  Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-50, dan sudah dimulai sejak Rabu, 2 Agustus 2017.

Puncak pertemuan Senin, 7 Juli 2017 dan berakhir pada Selasa, 8 Agustus 2017. (Aju)