Jaga Kesehatan itu Kewajiban Semua Komponen

Jaga Kesehatan itu Kewajiban Semua Komponen

2
0
SHARE
Ist

SHNet, JAMBI – Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek,didampingi oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola, menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah Provinsi Jambi bertempat di Swiss Bell Hotel, Kamis (10/8) pagi. Acara dihadiri oleh dinas kabupaten kota serta jajaran terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut Nila F Moeloek mengungkapkan bahwa pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud kondisi masyarakat Indonesia yang memiliki derajat kesehatan yang optimal.

Agar mencapai tujuan ini diperlukan serangkaian program strategis yang didukung oleh sistem kesehatan nasional yang handal. Rencana Pembangunan Jangka Panjang (2005–2024) menetapkan bahwa pembangunan kesehatan diarahkan pada pengembangan upaya kesehatan, promotif-preventif, sesuai kebutuhan dan tantangan pembangunan kesehatan.

Renstra Kementerian Kesehatan 2015-1019 menegaskan tentang Program Indonesia Sehat, yakni upaya untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan sehat, mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya yang diimplementasikan melalui dua pendekatan yaitu : 1) Pendekatan Keluarga yang kegiatannya sepenuhnya dilakukan oleh jajaran kesehatan di tingkat Puskesmas; dan 2) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang kegiatannya dilakukan oleh jajaran kesehatan dan jajaran lintas sektor.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Tujuan Pendekatan Keluarga adalah: 1) Meningkatkan akses keluarga pada pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu; 2) Mendukung pencapaian SPM Kabupaten/Kota dan SPM provinsi; 3) Mendukung pelaksanaan JKN; 4) Mendukung tercapainya Program Indonesia Sehat

Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga dilaksanakan oleh Puskesmas dengan ciri: 1) Sasaran utama adalah Keluarga; 2) Mengutamakan upaya  Promotif-Preventif, diser tai penguatan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM); 3) Kunjungan rumah dilakukan Pusksmas secara aktif untuk peningkatan outreach dan total coverage; dan  4) Pendekatan siklus kehidupan atau life cycle approach.

Program ini dilaksanakan secara bertahap dengan target pada tahun 2017 adalah 2.926 Puskesmas Prioritas dengan criteria Puskesmas tersebut  sudah akreditasi atau siap akreditasi dan sudah lengkap peralatannya. Di Provinsi Jambi program ini akan dilaksanakan pada 111 Puskesmas prioritas.

Pada kesempatan tersebut menkes mengingatkan program lain yang mendukung paradigma sehat adalah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai penguatan upaya promotif-preventif masyarakat. Yang difokuskan pada : 1) melakukan aktivitas fisik, 2) mengonsumsi sayur dan buah, 3) memeriksa kesehatan secara rutinserta tak lupa juga untuk mengkonsumsi ikan.

Untuk mewujudkan keberhasilan implementasi GERMAS dan Pendekatan Keluarga menkes mengingatkan akan peran serta dukungan daerah dengan memprioritaskan pelaksanaan Urusan Pemerintahan Wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar agar pelayanan dasar ini  dapat diperoleh setiap warga negara  sesuai ketentuan jenis dan mutu Pelayanan Dasar (Standar Pelayanan Minimal) sesuai amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yaitu SPM disusun berdasarkan kebutuhan pelayanan kesehatan menurut siklus hidup, dalam SPM coverage harus 100% (total coverage) dan dua belas indikator SPM adalah kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melaksankanannya dengan sebaik mungkin. (drg. Oscar Primadi, MPH/Kemenkes)