Inilah Kronologi PHK Massal Jurnalis dan Pekerja Koran Sindo

Inilah Kronologi PHK Massal Jurnalis dan Pekerja Koran Sindo

1
0
SHARE

SHNet, Jakarta – Pada tanggal 3 Agustus 2017, Komnas HAM RI menerima pengaduan langsung dari para advokat, aktivis Jurnalis, Jurnalis dan Federasi Pekerja Media yang tergabung dalam Forum Pekerja Media yang beralamat di Jalan Kalibata Timur IV G No. 10, Kalibata, Pancoran Jakarta Selatan 12740. Pada intinya, Forum Pekerja Media melaporkan PHK massal yang dilakukan oleh perusahaan di bawah MNC Grup.

Hingga saat ini Forum Pekerja Media telah menerima menerima pengaduan dari kurang lebih 100 (seratus) Jurnalis atau Pekerja dari PT. Media Nusantara Informasi (Koran Sindo).

Adapun kronologi permasalahan PHK Massal sebagaimana yang disampaikan Forum Pekerja Media ke Komnas HAM RI adalah sebagai berikut :

  1. Media Nusantara Informasi (PT. MNI/Koran Sindo) sekitar tanggal 5 Juni 2017, perwakilan manajemen PT. MNI dari Jakarta di antaranya Wakil Pemred Koran Sindo Sdr. Djaka Susila, GM Biro Dony Irawan, dan HRD mendatangi PT. MNI Biro Sumatera Selatan. Dengan berbagai alasan antara lain ketidakmampuan perusahaan memenuh biaya operasional, mereka menyampaikan keputusan penutupan Koran Sindo Palembang dan Koran Sindo daerah lain yaitu Koran Sindo Medan, Koran Sindo Jabar, Koran Sindo Jateng, Koran Sindo DI Yogyakarta, Koran Sindo Jatim, Koran Sindo Makasar, dan Koran Sindo Manado. Mereka menyampaikan Koran Sindo Palembang dan Koran Sindo lainnya terakhir terbit per tanggal 23 Juni 2017. Mulai tanggal 23 Juni atau 2 (dua) hari menjelang Idu Fitri, karyawan PT. MNI Biro Sumsel menerima surat pemutusan hubungan industrial tertanggal 22 Juni 2017 yang ditandatangani oleh CFO MNI Sdr. Rudi Hidayat. Di dalam surat tersebut disampaikan mengenai penutupan Koran Sindo daerah karena perubahan strategi media dan para karyawan tidak lagi memiliki hubungan industrial dengan PT. MNI sejak 1 Juli 2017. Namun surat tersebut tidak menjelaskan mengenai pesangon yang seharusnya diterima oleh Jurnalis/Pekerja yang terkena PHK. Mereka hanya menyebutkan siap melakukan pembahasan mengenai Uang Kompensasi terkait PHK tersebut;
  1. Bahwa PHK yang dilakukan PT. MNI dilakukan diluar batas kmanusian terhadap Jurnalis dan Pekerja Koran Sindo yang sedang sakit dan cuti melahirkan. Alm Retno Palupi Jurnalis berintegritas dari Koran Sindo Palembang menerima pemberitahuan bahwa dirinya di PHK pada saat sedang terbaring sakit Leukimia di rumah sakit dan sampai akhirnya beliau meninggal dunia pada tanggal 2 Juli 2017. Surat PHK juga dikirimkan kepada Sdri. Nimas Damarsari, karyawan yang sedang cuti melahirkan dan bahkan sampai sekarang masih berada di rumah sakit beserta bayinya.
  1. Jumlah Jurnalis/Pekerja yang di PHK adalah lebih dari 150 (seratus lima puluh) orang dengan rincian dan tersebar sebagai berikut :
  • Koran Sindo Biro Medan (PT. Media Nusantara Informasi)
  • Koran Sindo Biro Jawa Barat (PT. Media Nusantara Informasi)
  • Koran Sindo Jawa Tengah (PT. Media Nusantara Informasi): 28 orang
  • Koran Sindo Biro Yogyakarta (PT. Media Nusantara Informasi)
  • Koran Sindo Biro Jawa Timur (PT. Media Nusantara Informasi): 54 orang
  • Koran Sindo Biro Makasar (PT. Media Nusantara Informasi)
  • Koran Sindo Biro Manado (PT. Media Nusantara Informasi): 48 orang
  • Koran Sindo Biro Palembang (PT. Media Nusantara Informasi): 39 orang
  • Tabloid Genie dan Mom’s and Kidie (PT. Media Nusantara Informasi): 42 orang
  • MNC Chanel (PT. Media Nusantara Citra Mas) : 90 orang.