Berkelana di Selandia Baru

Berkelana di Selandia Baru

3
0
SHARE
Foto: Nadia M. Zainuddin, Consultant Zeno Group

SHNet, CATERBURY – Bayangkan musim dingin dan ajak pikiranmu berkelana ke ruang terbuka yang dipenuhi salju serta orang-orang melaju dengan sepatu ski atau meluncur menuruni bukit dengan papan ski. Sayangnya, kegiatan ini tidak cocok untuk semua orang, terlebih untuk orang dari negara tropis.

Untungnya siapapun yang berkunjung ke Selandia Baru selama musim dingin—dari Juni hingga Agustus—akan menikmati kegiatan musim dingin yang tidak biasa di sekitar Wanaka, Caterbury, bahkan Gunung Cook! Semua turis musim dingin bahkan dapat tetap hangat dan kering walaupun suhu di luar sana dingin dan berselimutkan salju.

Angan-angan untuk menghangatkan diri selama musim dingin bisa terwujud dengan adanya pemandian yang dengan panas alami. Pengunjung dapat memilih banyak pemandian seperti ini di seluruh Selandia Baru. Salah satu pemandian di Selandia Baru adalah Hanmer Springs, dikenal dengan kolam air panasnya dan pemadangan yang luar biasa. Hanmer Springs adalah pedesaan alpin yang indah dan berjarak hanya 90 menit dengan mobil dari Christchurch. 

Ada banyak perlombaan olah raga selama musim dingin; The All Blacks mengadakan banyak pertandingan di musim dingin, jadi cobalah peruntunganmu untuk mendapatkan tiketnya dan merasakan atmosfir sportivitas yang menyenangkan. Di Pulau Utara, Whakapapa dan Turoa Ski Areas menawarkan area bermain sled untuk umum dan bisa diakses dengan lift untuk semua umur yang ingin menikmati kesegaran melesat turun ke lereng di bawah.

Sementara di Pulau Selatan, Curling yang merupakan olah raga es kuno yang secara rutin mengundang penonton ke Gelanggang Es Internasional Manioto Curling. Berjalan dengan Snowshoe (sepatu salju) juga merupakan cara untuk tetap sehat. Bergeser sedikit dari jalur biasa dan eksplorasi bukit yang berselubung salju di Pisa Range. Jalur dan rute bisa diselesaikan dalam 20 menit hingga 2 jam, dengan banyak kesempatan untuk berfoto.

Foto: Nadia M. Zainuddin, Consultant Zeno Group
Foto: Nadia M. Zainuddin, Consultant Zeno Group

Musim dingin untuk banyak orang berarti bersantai sambil menyeruput alkohol. Naikki Chondola di Resor Cardrona Alpine, sebuah kabin gondola yang mampu mengangkatmu hingga ke puncak gunung (1.860 m) sementara Anda tetap hangat dan kering. Nikmati segelas sampanye Mumm, bir buatan sendiri, atau kopi olahan barista. Anda juga bisa menikmati pagi hari di jalan tikus dan sore hari menyeruput Sauvignon Blanc di wilayah perkebunan anggur, seperti Central Otago.

Liburan tidak akan lengkap tanpa menyicipi makanan lokal. Coba makanan tradisional seperti Hangi, Pie Hangi, atau tongkol jagung, benar-benar nikmat dan menyegarkan. Musim dingin juga memberikan rangkaian warna; merah kelamnya tamarillo, hijau lumutnya feijoa, dan cokelat kacangnya walnut, dan pengunjung pun bisa langsung mengunjungi Fielding Farmers’ Market yang dibuka setiap Jumat dari jam 9 pagi hingga 2 siang di Manchester Square. Jika Anda lebih memilih restoran yang trendi/hip, ada cukup banyak pilihan, yaitu Speights Ale House di Wanaka, hiburan malam ke bar di Ferg Burger di Queenstown, atau makan malam dengan bintang di Huber Hut di Christchurch.

Warga lokal Selandia Baru dikenal dengan sikapnya yang ramah dan hangat. Keramahan suku Māori (manaakitanga) bisa dirasakan di mana saja saat mengunjungi Selandia Baru, khususnya Rotorua. Kunjungan ke Te Puia, desa Mitai, dan desa Tamaki akan memberikan Anda hawa spiritual saat menikmati penampilan kebudayaan seperti tarian, nyanyian, dan haka (tarian perang), atau saat mengeksplorasi hutan asli dan menemukan burung hantu lokal dan cacing bercahaya. Pengunjung juga bisa mempelajari cara suku Māori menggunakan air panas alami untuk memasak, mandi, dan mencuci sebagai bagian kehidupan harian mereka yang bisa dilihat di Whakarewarewa, Desa Living Māori.

Jika Anda adalah seseorang yang aktif di media sosial dan berfoto adalah definisi Anda untuk bersantai, maka jangan lewatkan Selandia Baru di musim dingin. Abadikan Gunung Cook, Taranaki, Tasman, Ruapehu, dan banyak lagi gunung lainnya saat semua memutih dan terkubur salju. Uji nyali dengan kegiatan seperti heli-ski, paraglide, skydive, Shotover Jet, berseluncur dengan luge, atau ikut panduan Snow Show Walk sambil berselfie! Cantumkan hashtag #NZMustDo

(Nadia M. Zainuddin, Consultant Zeno Group)