Tjahjo Kumolo, Pengadaan e-KTP Tetap Berjalan Terus

Tjahjo Kumolo, Pengadaan e-KTP Tetap Berjalan Terus

SHNet, Jakarta – Informasi tentang kematian terhadap saksi kunci kasus e-KTP, Johannes Marliem, tidak mempengaruhi kinerja serta pengadaan  e-KTP elektronik. Hal ini dikatakan oleh Menteri  Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

” Yang jelas kita tidak ada pengaruhnya, percetakan dan pengadaan tetap berjalan terus. Dan soal proses hukum, tentu itu menjadi urusan dari KPK ya. Kita tetap melakukan  pengadaannya saja,” ujar Tjahjo Kumolo di Senayan, Sabtu (12/8/2017).

Kembali dijelaskannya, Tjahjo Kumolo tidak megenal siapa itu Johannes. Namun demikian, ia berharap perusahaan asal Amerika Serikat yang menang tender proyek pengadaan e-KTP ini bisa untuk dapat memindahkan teknologi ke perusahaan Indonesia.

” Tentunya kita berharap sekali, perusahaan di Amerika Serikat sana mau menyerahkan ke kita khususnya ke Indonesia,” katanya menambahkan.

” Kalau proses pengawasannya, itu yang saya tidak megetahui secara jelas. Prosesnya itu yang saya tidak tahu,” ujarnya lagi.

Seperti di wartakan sebelumnya, Johannes Marliem adalah provider prosuk Automated Finger Print Identification Sistem (AFIS) merek L-1, yang digunakan dalam proyek e-KTP.

Namun pada Jumat (11/8/2017) Johannes dikabarkan telah meninggal dunia karena bunuh diri di apartemennya di  Los Angeles, Amerika Serikat. Johannes Marliem diketahui adalah saksi kunci kasus korupsi e-KTP. (Maya Han)